A SIMPLE THANKS

Sometimes I wish I don’t have that over-sensitive feelings over some things. But, I guess if I’m not sensitive, then its not me.

Well, mungkin ini lanjutan dari tulisan Adit, tapi dalam bentuk dan tema yang berbeda, klo Adit menulis tentang permintaan maaf, sekarang gue mau menulis tentang ucapan terima kasih.

Terima kasih diucapkan sebagai salah satu bentuk penghargaan. Dilapisan Bumi manapun ketika orang ingin menghargai orang lain atas apapun yang dilakukan atau tidak dilakukan pasti akan terucap kata TERIMA KASIH.

Cuma entah kenapa yah? Gue melihat orang-orang kita yang di cap sangat ramah ini, koq kadang pelit banged ngucapin terima kasih atau memberikan penghargaan kepada orang lain.

Apa karena kadar kepekaan udah mulai luntur?
Ataukah yang disebut tentang tata krama, norma atau tingkat kesopanan yang mulai hilang?
Semoga saja tidak.

Karena amad sangat disayangkan jika hal tersebut harus hilang juga sebagai salah satu pembentuk karakter bangsa.

Terkadang ada juga yang tidak bisa menerima saat gue memberi ucapan terimakasih atas tindakan kecil, malah ucapan trimakasih dipertanyakan, -thanks buat apa?-
Nah lho? Jadi binun sendiri, bukannya seharusnya tinggal bilang –kembali kasih- lebih mudah daripada mempertanyakan kembali bukan?

Semoga tulisan singkat ini bisa membuat orang-orang yang tidak pernah menghargai orang lain bisa LEBIH menghargai,
Semoga orang-orang yang tidak pernah tau terimakasih, juga bisa lebih merasa mawas diri lagi…

Entah kenapa secara tidak langsung hal ini pernah gue praktekin ke Rex. Setiap kali kita ketemuan dulu klo dia cipika-cipiki gue karena udah lama gak ketemu, gue selalu bilang thanks. Memang pertama kli gue ucapin thanks, dia bertanya dan terus terang gue lupa menjawab apa. Tapi yang jelas sekarang, klo giliran gue yang cipika-cipiki dia, ucapan thanks itu selalu terucap dan sepertinya itu dah menjadi salah satu dari kebiasaan yang tidak direncanakan lagi. :)

Dan klo emang dari antara kalian belum pernah mempraktekkannya, silakan coba deh! Rasakan perasaan kalian pada saat orang lain tersebut mengucapkan terimakasih setelahnya.

Itu cuma salah satu contoh kecil yang memang kesannya tidak berarti, dan mungkin terkesan aneh. Tapi bagi gue detil itu penting bahkan semua hal mulai dari yang kecil dan tidak penting.

Let’s learn to appreciate others more!

Share:

0 comments