[JejakkakiKu]
  • Home
    • Submenu
  • About Mei
  • Business
  • Analog Mode
  • Say Hey!
Kamu adalah senyum dikala aku cemberut dan manyun, karena hari yang melelahkan. 
Kamu ada tawa yang berdentang, bergaung hingga ke lubuk hati yang sedang gundah gulana.

Kamu hantarkan senyum pada wajah dikala tatapan sunyi bergelayut.

Kamu adalah pelukan hangat disaat tubuh memerlukan asupan serotonin tingkat tinggi. 
Kamu adalah segala ada dalam duniaku, disetiap saatku dan detik berlalu...


Terimakasih atas hadirmu dikala ada dan saat tiada pun...

...kamu terasa



Foto diambil dari sini
Saya sedang kebetulan bertugas di sebuah apartemen di bilangan selatan Jakarta. Melihat  pemandangan polusi kabut mengambang di atas horison. Membuat saya ingin mengabadikannya.

Dengan kaki bergetar, saya beranikan diri pelanpelan melangkah menuju pinggir balkon. Lalu, mencoba mengambil gambar ini, kemudian saya berpikir lagi. Betapa menakjubkan pemandangan malam hari dari atas sini. Selanjutnya, dalam benak saya malah terlintas adegan film Spiderman yang sering sekali terjun dari pinggiran gedunggedung tinggi.

Saya bergidik kemudian mundur teratur, menjauh dari tepian pembatas.

Buat saya, lebih baik memiliki rumah dengan pekarangan besar dan menginjakkan kaki di Bumi pertiwi, dibandingkan tinggal dalam kotak beton besar tanpa tanah untuk berpijak.

Call me old fashioned, but that's just me.

Kamu sendiri, gimana?

Saya baru saja mengenalmu. Melalui seorang teman lama yang iseng. Kamu hadir dalam daftar pertemanan di Blackberry saya. 

Seperti yang sudahsudah saya tau, teman saya itu selalu punya maksud tertentu jika mengenalkan seorang lawan jenis. Entah mengapa, kali ini saya pasrah dan tidak banyak bertanya. Mungkin karena saya juga lagi iseng meladeni keisengannya. Mungkin juga saya butuh teman baru yang bisa diajak bicara, tentang apapun. 

Hadirlah, kamu.

Kamu tidak mengisi keseharian saya, tapi melalui potongan obrolan dan juga jenis musik yang kita dengar. Berbagi sedikit potongan jiwa dan hidup, sewajarnya manusia yang baru saling mengenal. Kita pun bertukar informasi. Ungkapan selamat pagi dan selamat tidur pun menjadi bagian kebiasaan kita.

Belahan bumi yang berbeda, membuat percakapan kita terbatas. Jarak sempit dalam rangkaian kalimat terbaca pada layar jendela obrolan. Memungkinkan kita untuk tetap menjaga komunikasi, walau kadang hanya beberapa kalimat tak penting.

Kangen kalian.
Kangen menulis disini.
Perasaan itu membuat saya kembali berada disini. Banyak sekali hal yang terlewatkan, banyak sekali hal yang mau dibagikan. Namun, sepertinya harus menunggu sesaat lebih lama untuk kembali mulai menulis disini. Terlalu banyak kenangan indah nan menyenangkan juga yang seru menyakitkan. Tapi, semua itu bagi saya adalah bumbu dalam hidup yang penuh dengan warna. Hanya kita yang dapat menentukan warna seperti apa yang akan membuat hidup lebih cerah. Walau barisan warna kelabu pasti akan senantiasa ada sebagai penyeimbang. 

Harapan.

Entah itu palsu atau hanya mimpi belaka, namun tetap menjadi penguat semua orang yang sedang cemas akan sesuatu. Entah apapun bentuk kecemasan masingmasing dari kalian. Namun, harapan bisa membuat sejarah bahkan legenda banyak orang. Bahkan, ketika kotak Pandora terbuka pun, harapan menjadi bagian terpenting didalamnya.

Harapan menemukan kebahagiaan sejati.
Harapan menemukan secercah kehidupan di padang gersang.
Harapan menemukan jawaban atas pertanyaan dalam hidup.

Jika memang hanya itu yang mampu dilakukan, jangan pernah berhenti berharap. Karena ada saat dimana harapan memberikan jawaban terbaik dalam hidup. Percayalah!

Sekarang, pertanyaannya adalah...
...sejauh apa mampu untuk bertahan dan percaya?

Silakan dijawab sendiri...

:) hope we will have an amazing September!
Soon, the 2011 will leave us. Its time to say goodbye to the days we went through.

Farewell. Ending. Just the word one afraid to face, sometimes. But, some says, end is good. Its the sign of new beginning, new start and new life. If that's what most people thought about something we use to be sad about, then I agree.

The year will end, but the new year comes. Are we ready to face it? Ready or not, we have to be prepared. Start writing your wish! NOW! *biggrin*

As for me, 2011, is a learning-process year. Why? Because I learn to love you with all my heart and soul, then I learnt to picked up the pieces when you destroyed it. Also learnt accepted you, as my beautiful mistakes ^.^ I never regret everything about being with you. Except at the end of us, why can't you be man enough to look me in the eyes, and said the words? Still, I'm accepting your silent apologies, in my heart.
Seandainya saya tau, bahwa yang namanya berpisah dengan pujaan hati itu rasanya seperti ini. Mungkin sudah sejak lama saya memutuskannya. Tidak perlu banyak drama dan air mata. Tapi, memang kita tidak pernah tau apa yang seharusnya terjadi, jika memang ada campur tangan dari yang Maha. Semuanya sudah diatur sesuai dengan kehendakNya, hanya saja, saya berharap bahwa apapun itu rencanaNya dalam hidup saya, seharusnya saya bisa lebih belajar untuk bersyukur. Karena, saya YAKIN semuanya adalah baik adanya.

Sebelum akhirnya resmi berpisah, hampir selama 3 minggu penuh saya gelisah. Banyak pertanda yang diberikan lewat mimpi dan perasaan tidak enak. Dan semuanya mengacu pada hubungan yang akhirnya memang harus berakhir . Hanya saja saya sangat menyayangkan sikapnya yang tidak jantan dalam memutuskan hubungan kasih kami. Terlalu pengecut!  Padahal paling tidak disaat terakhir saya masih tetap berharap bahwa masih ada sedikit rasa yang tertinggal untuk kita bisa bicara secara dewasa.

Sudah lama sekali tidak pernah menangis lama sampai tertidur dan bangun dengan mata yang bengkak. Masih terasa hingga sekarang. Sudah lama juga tidak menangis tersedu didepannya, kali ini karena tidak ada kesempatan, maka saya menangis ditelepon. Rasanya sudah sampai pada titik 'tidak tahan lagi' untuk tidak menangis. Oleh sebab, itu saya menelponnya ditengah gemuruh guntur dan kilat bernyala dilangit. Menambah rasa dramatik dihati...

Sudah lama juga, tidak pernah bicara dari hati ke hati dengannya. Mungkin karena banyak perubahan yang terjadi setelah beberapa lama kami tidak lagi bersama. Rasa yang dirasa sepertinya menghilang, seperti rintik air yang tertiup angin dan menjadi cipratan air dan hanyut...
Seperti biasa sekarang aku bisa punya waktu untuk menulis disini.

Banyak hal yang mau diceritakan, tapi jika diceritakan semua sekarang, tidak akan seru lagi. Semua diawali dengan beberapa bulan lalu, dengan semangat mencari pekerjaan baru.

Setelah melalui beberapa kali kekecewaan, karena ditolak oleh perusahaan yang dilamar, maka aku pun dalam tahap pasrah. Hingga sampai pada suatu kesempatan yang cukup aneh, sebuah iklan lamaran mengenai kuda, terbaca oleh mataku.

Dan saya pun segera melamarnya, tidak cukup sehari, aku pun langsung mendapat panggilan, walau memang tempatnya jauh sekali dari rumah, tapi aku sudah jatuh cinta pada saat pertama kali datang melamar.


Hingga temanteman dikantor lama pun terkejut, karena aku resign dadakan katanya, tapi tidak dadakan juga, karena membutuhkan waktu 1 bulan pemberitahuan sebelum resign.

Sekarang, aku disini, bersama dengan para kuda dan pelatihnya!

Seru!

Terimakasih Tuhan atas berkatmu,
dan terimakasih cintaku atas dukunganmu selama ini!

YEAY!!
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Search this blog

ABOUT AUTHOR

This is Meita’s website and you are in a right place to get to know a little bit more about her. She is a dreamer who likes doing digital marketing and been blogging since 2003. She also loves watching TV shows, and movies. Also, passionate about the world. Graduated from the University of Indonesia majoring in Cultural Tourism, taught her a lot about how great Indonesia – country where she is from – in cultural level. Still curious about her? Find out more here ;)

come find me

Visitors

FEATURED POST

THE WORLD NOWADAYS

Nowadays, we do live in the world where sincere thank yous are rare. Where sorries and apologies are extinct. Let alone, caring for the sa...

THE MOMENTS

  • ▼  2018 (11)
    • ▼  September (1)
      • THE WORLD NOWADAYS
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (2)
  • ►  2017 (13)
    • ►  November (1)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2016 (8)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Mei (1)
  • ►  2015 (5)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2014 (10)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2013 (8)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2012 (11)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (5)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2011 (10)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2010 (16)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (5)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2009 (12)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2008 (70)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (6)
    • ►  Juni (9)
    • ►  Mei (14)
    • ►  April (9)
    • ►  Maret (6)
    • ►  Februari (7)
    • ►  Januari (5)
  • ►  2007 (108)
    • ►  Desember (11)
    • ►  November (22)
    • ►  Oktober (12)
    • ►  September (11)
    • ►  Agustus (5)
    • ►  Juli (5)
    • ►  Juni (9)
    • ►  Mei (7)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (8)
    • ►  Februari (5)
    • ►  Januari (9)
  • ►  2006 (130)
    • ►  Desember (11)
    • ►  November (14)
    • ►  Oktober (14)
    • ►  September (12)
    • ►  Agustus (12)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (12)
    • ►  Mei (21)
    • ►  April (14)
    • ►  Maret (7)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2005 (102)
    • ►  Desember (6)
    • ►  November (8)
    • ►  Oktober (9)
    • ►  September (8)
    • ►  Agustus (12)
    • ►  Juli (10)
    • ►  Juni (12)
    • ►  Mei (20)
    • ►  April (16)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2004 (82)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (7)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (7)
    • ►  April (15)
    • ►  Maret (18)
    • ►  Februari (16)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2003 (22)
    • ►  Desember (14)
    • ►  November (7)
    • ►  Agustus (1)

FOLLOW ME @ MEITAWIN

ABOUT ME

Hanya seorang perempuan mungil yang masih terus berusaha meraih mimpi terbaik yang ditawarkan dunia. Lalu, berusaha juga untuk membangun dunia yang lebih baik dari sekarang. Entah bagaimana caranya, tetapi harus mulai dari memperbaiki diri sendiri. Menjadi manusia yang LEBIH baik hingga mempunyai rasa BANGGA terhadap diri sendiri, hingga perasaan tersebut lebur dan akan tetap tinggal tak lekang oleh waktu. Semoga [JEJAKKAKIKU] akan menjadi bagian terindah dalam kehidupan ini. Karena yang tertinggal hanya akan menghilang suatu saat nanti, namun jejak-jejak itu akan tetap membekas dibeberapa tempat yang pernah disinggahi. Meski tak terlihat dengan kasat mata.

POPULAR POSTS

  • LAMUNAN SENJA
    Sudah lama aku termenung di sisi jalan. Di kejauhan terdengar suara terompet kapal di pelabuhan dan decit burung-burung manyar. Kembali...
  • BOOK REVIEW
    Masih ada 2 buku yang tertunda, untuk dibaca. Saat ini saya masih belum mendapatkan versi buku aslinya. Hanya bisa mendapatkan dari buku ele...
  • THE KARTINI DAY
    BUNGA Aku mendapat bunga hari ini meski hari ini bukan hari istimewa dan bukan hari ulangtahunku. Semalam untuk pertama kalinya kami b...

Copyright © 2016 [JejakkakiKu]. Created by Meita Winarto