[JejakkakiKu]
  • Home
    • Submenu
  • About Mei
  • Business
  • Analog Mode
  • Say Hey!

Sepertinya kebiasaan saya menulis rutin di blog ini, sudah kembali. Mungkin sebentar lagi akan lebih sering lagi. Karena saya berniat untuk memiliki perangkat canggih yang sudah lama saya idamkan. Laptop! hahaha..Yeap! Banyak orang tidak percaya, jika saya tidak memiliki perangkat ini.

Tapi, memang itu kenyataannya. Perangkat elektronik paling canggih, hanya kipas angin dan telepon genggam saya. 

Buseeeddd, hareee genneeee...gak punya laptop? Hehehe...well, banyak hal yang menjadi kebutuhan, dan LEBIH penting. Membuat keinginan saya jadi tertunda. Saya adalah tipikal orang yang membeli dengan pemikiran, jika memang barang itu setidaknya BERHARGA. Dan bisa dipakai dalam waktu yang cukup lama, bukan seperti layaknya membeli baju atau makanan. Itu pasti beda lagi.

Loh? Ceritanya jadi berantakan nih. Maaf, emang sengaja sih. Biar gak sesuai sama judul. hahaha...sebenarnya ini, bukan kebiasaan saya menulis tentang objek tertentu, terutama tentang orang. Kali ini, saya sendiri menyadari, jika saya kembali menulis akan dia. *malu*

Blog ini bukan khusus buat bercerita tentang dia, tapi tentang ruparupa hal yang terjadi dalam hidup. Yang menarik dan tidak, tapi berharap bahwa akan selalu ada hal menarik dalam hidup yang sebentar.

Akhirnya, saya hanya mau bercerita bahwa sebuah telepon kejutan membuat jantung saya berdetak lebih kencang, dan membuat saya curiga. DIA MENELPON DI AKHIR PEKAN. Melihat fotonya terpampang pada layar telepon genggam membuat saya kaget luar biasa. Bukan kebiasaan, tapi membuat hati bergetar. 

Terimakasih atas kejutan luarbiasa yang sudah membuat jantung saya tidak berhenti, tapi berdetak lebih kencang dari biasanya. Hingga sekarang, dan semoga akan selalu ada kejutan menyenangkan seperti ini, selalu...Terimakasih sudah memberikan insprirasi buat saya untuk menulis kembali...

Kamu memang selalu bisa membuat saya tersipu malu, entah bagaimana pun caranya...I feel like Seventeen again, everytime you're near...

MWAH! love you, diggy!

I believe there's a hero in all of us, that keeps us honest, gives us strength, makes us noble. And finally gets us to die with pride. Even though sometimes we have to be steady and give up the thing we want most, even our dreams.

Jika saya boleh berandai dalam hidup, maka akan banyak sekali khayalan yang tertumpah. Salah satunya adalah kamu. Sosok khayalan dalam hidup yang sederhana. Sosok yang tidak pernah terlintas bisa menjadi kenyataan. Boleh dibilang, Kamu adalah Pinokio saya. Masih ingat cerita tentang Pinokio, bukan?

Dalam dunia khayal di kehidupan nyata, yang sedang saya alami sekarang. Kamu, adalah lelaki impian. Boleh saja besar kepala, tapi saya yakin kamu sudah terbiasa dipuja oleh saya. Memang itu sudah menjadi sebuah kebiasaan 'buruk', menurut sebagian teman yang mengenal siapa saya. Tapi, namanya kebiasaan tidak gampang dirubah.

Bukan saya tidak pernah mencoba. Hanya saja, seiring berjalannya waktu akan kembali pada pola dasar saya.
Apakah salah jika memanjakan seseorang yang disayang? Tidak, sama sekali. Hanya saja, porsinya. Itu jawaban mereka yang biasa menasehati saya. Oh well...*nyengir*

Keras kepalakah saya? Mungkin. Tapi, selama saya merasa apa yang dilakukan adalah positif, mengapa harus dihilangkan? Itu sudah menjadi salah satu karakter saya. Jika memang ada yang merasa bahwa yang saya lakukan tidak baik, mungkin itu bukan masalah saya. Ya toh? Itu masalah mereka yang berpikir atau merasa seperti itu. Tapi, saya benarbenar menghargai pendapat mereka. Saya tau mereka sayang pada sosok mungil ini, apa adanya.

Terimakasih temans atas segala hal yang membuat saya semakin bertumbuh, setiap saat..mwah!

Sedangkan buat kamu, sepertinya cerita saya tidak akan pernah habis. Semua orang akan tampak dan bertingkah bodoh pada saat mereka jatuh cinta. Begitu pun saya. Mungkin, banyak yang bilang kelewatan. Begitu pun kamu yang berkata, bahwa saya senang menyakiti diri sendiri. Mungkin pendapat mereka dan kamu benar, dan saya keras kepala. Tapi, hati saya tidak bisa bohong. Saya tidak terbiasa untuk berbohong, ada yang aneh rasanya.

Karena pada dasarnya, tidak ada orang yang suka dibohongi. Siapa pun itu. Bukan berarti tidak pernah loh! Pernah banged. Tapi, berusaha dilakukan seminimal mungkin...bahkan berusaha untuk lebih banyak menabur kejujuran. Bukan untuk orang lain, tapi untuk ketenangan batin.

Seringkali saya berpikir wajar saja, jika sosok boneka kayu menjadi hidup. Banyak hal yang belum pernah dilakukan, dan penasaran untuk mencobanya. Begitu pun dirimu. Pinokio pun tidak luput dari godaan itu. Apalagi dirimu? Tapi, terus terang semua punya batas toleransi dalam menghadapi setiap individu yang hadir dalam hidupnya. Begitu pun, saya. Hanya saja, karena tingkat toleransi dan rasa cinta juga kebodohan bisa berbeda tipis, saya selalu bisa menaikkan kadar toleransi itu. Entah bagaimana caranya. Terdengar bodoh bukan?

Maaf, tapi inilah saya.

Wahai kamu, tanggung jawablah! Sudah membuat saya seperti ini. *terbahak* naaaaaa...bukan koq. Tidak akan pernah menuduh siapapun. Dari awal, ini adalah salah satu pilihan hidup yang tidak akan pernah saya sesali sedikit pun. Saya memang serius menyayangi kamu. Siapa pun dan bagaimana pun kamu akan menjadi. Tidak akan ada penyesalan. Semoga begitu pun dengan dirimu.

It's my own problem strapping myself into the time bomb. It's ticking now. Just hoping, the clock somehow stuck. So, it doesn't have to blow at the end.

Thanks for hanging here with me now. I appreciate your presence very much, even I'm living in a dream. At least, I have you within mine...


PS: Ai Ni, Wo Te Ai Ren, Diggy
Xie xie ni te ai...

Saya selesai menangis pada saat menulis ini. Entah mengapa jadi tertular untuk menangis. Tadi siang padahal baru saja menenangkan seorang teman yang sedang bersedih. Saat seperti ini, memang tidak ada yang bisa menenangkan hati dan pikiran kita. Kecuali diri sendiri. Hanya berpaling pada Yang Esa, biasanya bisa menenangkan, itupun terjadi pada sebagian orang.

Sedih rasanya pada saat ada orang menuduh, tanpa alasan yang jelas. Dan orang tersebut menghindar tidak dapat di klarifikasi kebenarannya. Hanya pembicaraan antara dua individu yang berbeda karakter. Sedangkan yang lain cemburu akan hal yang belum jelas. Entah mengapa, saya sepertinya mudah terjebak dalam situasi seperti ini. Saya bosan. Jadi orang yang dicemburui atau ada yang sirik. Hanya karena saya berusaha menjadi diri sendiri, terutama dari teman sendiri atau dari istri orang lain. hiks.

Ada saatnya koq, pada saat saya ingin menjadi sosok orang lain. Dan juga sebagai manusia, saya sadar bahwa saya juga pernah merasa seperti  yang orangorang itu rasakan pada saya. Tapi, pada porsi yang berbeda tentunya. Saya menyadari sekali perasaan itu, tidak baik bagi diri saya. Antara menyadari dan tidak, tentu saja 2 hal yang berbeda. Ada yang pernah bilang, lebih baik sadar diri sedang merasakan apa, sehingga bisa tau apa yang akan diperbuat. Dibandingkan tidak tau apapun sama sekali, walaupun bisa merasakan...

Maaf, buat kamu yang sekarang sedang merasakan hati yang panas, hanya karena kesalahpahaman. Kami berjanji untuk memulihkan hubungan ini lagi. Karena sepertinya tidak seru jika hanya karena salah cara pandang, trus kita jadinya memendam rasa tidak enak. Saya tidak punya banyak teman perempuan yang seru. Sehingga jangan jadikan hal tersebut beban bagimu. Saya berharap dengan menjelang hari yang baru, hatimu bisa lebih tentram lagi. 

Saya juga berkata hal yang sama pada hati yang sedang menggebu karena tidak suka dituduh. Sekarang, sudah lebih mendingan. Tidak lagi kepanasan seperti tadi, karena punya perasaan mengganjal itu tidak enak dan tidak baik...

Tidak ada orang yang suka dituduh. Saya yakin kamu juga seperti itu, ya kan? Oleh sebab itu, mari kita perjelas hal ini, semoga secepatnya! Walau pada saat saya selesai menuliskan ini pun, saya pasti sudah lega....:)

Maafkan, jika memang keberadaan saya membuat ancaman bagimu untuk bisa menyukainya. Tapi, bukankah kamu sudah mempunyai orang yang kamu sayangi. Mengapa tidak berbahagia saja bersamanya? Tapi, ya sudahlah. Saya berharap agar kamu bisa berbahagia, dengan siapapun pilihanmu. Semoga yang terbaik yang menjadi pilihanmu...


Saya tertegun sesaat. Untuk beberapa lama saya tidak tahu harus bagaimana. Mungkin ini yang dinamakan krisis pertengahan umur. Sebenarnya saya malu untuk membicarakan hal ini. Tapi, dengan adanya hal ini jadi saya punya alasan untuk kembali menulis. Setelah sekian lama. Saya sudah tidak pernah lagi menulis dalam bahasa Indonesia.

Masalah sederhana seperti jatuh cinta dan patah hati. Kembali membuat saya bertanya tentang hidup. Ditambah lagi sakit yang cukup berat, untuk ukuran saya yang tidak pernah sakit. Hingga harus berbaring dalam waktu yang cukup lama. Hingga saya bosan untuk tidur.

Sakit ini, membuat saya banyak perpikir tentang hidup. Banyak juga kontemplasi yang dilakukan. Diingatkan untuk kembali bersyukur tentang hidup. Kali ini saya berpikir untuk tetap menjalani segalanya dengan sebaiknya. Walau apapun yang terjadi, saya sudah berjanji sama diri sendiri untuk BERBAHAGIA.

Bukan menggantungkan kebahagiaan itu pada orang lain, melainkan pada diri sendiri. Banyak pelajaran yang didapat, saat berbicara pada temanteman yang mau mendengarkan. Mungkin terdengar sepele bagi mereka yang punya masalah lebih besar dari saya. Tapi, itulah hidup. Selalu penuh dengan kejutan indah. Apapun masalahnya, waktu tetap berjalan terus.

Saya diharapkan untuk tidak menunggunya. Saya berharap bisa membahagiakan dia, saya juga berharap bisa berbahagia bersamanya. Banyak hal yang bisa membuat saya bertahan untuk ini. Saya masih mau bertahan, karena apapun itu saya percaya akan diberikan kekuatan untuk tetap menunggu.

Semua orang bilang saya bodoh, bahkan goblok untuk tetap mengharapkannya. Tetapi, entah mengapa, saya percaya. Apapun yang terjadi, semua terencana dengan baik. Tuhan tau apa yang saya mau dan saya percaya dia mengerti mengapa saya masih bertahan. Bukan untuk cinta yang semu, melainkan untuk mengajarkan cinta kasih yang utuh padanya.

Saya hanya berharap, bahwa dengan adanya cinta yang terlampiaskan dan didaraskan dalam doa yang tak pernah putus ini, dia dapat merasakan keutuhan cinta yang saya berikan.
Saya akan tetap menunggu hingga dia berpaling dan berkata 'Terimakasih atas cintamu' hanya itu yang saya harapkan...

Saya juga tahu, kalau dia tidak akan pernah membaca ini, sampai kapan pun. Tapi, tahukah kau? Bahwa dalam setiap detik yang terbuang, ada kamu dalam benakku, selalu...

Masih akan tetap menyayangimu selalu, Diggy

Setelah sekian lama tidak menulis, saya berharap tidak lupa caranya. Ada yang bilang bahwa semuanya seperti naik sepeda. Tidak akan pernah lupa bagaimana caranya walau sudah tidak pernah mencoba mengendarainya lagi.

Saya rasa kegiatan menulis juga seperti itu. Memasuki tahun yang baru ini, sama seperti masuk ke dalam dunia yang baru. Saya begitu sibuk dengan pekerjaan yang begitu menyita perhatian saya. Hingga kerinduan untuk menulis pun tidak terlampiaskan seperti biasanya. Tidak pernah tau bahwa saat ini, kesempatan melepas rindu pun datang.

Dalam suasana santai dan tenang disebuah cafe yang begitu manis dan detil. Saya menyukai suasananya. Dengan dinding bata yang di cat putih, kursi dari rotan yang juga berwarna senada. Suasananya begitu bersih dan damai. Ditambah lagi, dengan menu minuman bir. Lengkap sudah.
Minggu sore yang begitu menyenangkan. Sudah lama tidak dapat memanjakan diri seperti ini. Senang sekali...

Dihadapan saya duduk seorang perempuan cantik. Sahabat sejak kecil. Tadi malam kami janji bertemu dan saya makan malam bersama seluruh keluarganya. Setelah itu baru menculik dirinya untuk mempunyai waktu berdua saja. Mempunyai teman sejati yang bisa menceritakan apapun tanpa perlu ditutupi, merupakan salah satu hal langka yang dimiliki oleh seorang perempuan. Karena biasanya banyak orang memberikan label pada kami –perempuan- pada saat kami berkumpul, hanya gosip dan soal selangkangan saja yang kami bicarakan *kadang memang :D* tapi tidak selalu seperti itu. Ada kalanya, berkisar soal bisnis, keluarga, anak, kerjaan, sekolah, tugas dan masih banyak lagi tentunya.

Saya senang sekali bisa kembali bertemu dengan dirinya setelah sekian lama. Terimakasih, Hen! Karena sudah mau dengan sabar menemani dan bercengkrama gila dengan saya.

Saat ini, saya hanya kembali menulis apa yang terlintas dalam benak saya. sambil melatih jari jemari yang sudah kaku. Tidak ada topik khusus yang ingin ditulis. Hanya ingin melepas segala kerinduan pada layar jendela maya ini.

A great friend, a wifi connection, glass of beer, and ciggarettes. I don’t think there’s nothing a girl can ask for more :)

Have a wonderful Sunday, fellow readers!
Akhirnya bisa tenang. Setelah beberapa waktu sibuk dengan segala macam kesibukan. Sekarang menikmati waktu sendiri, dengan menulis. Kegiatan yang sudah lama tidak dapat dilakukan. Kesempatan ini tidak mudah datang, demikian juga dengan keinginan menulis. Biasanya setelah beberapa waktu rasa rindu untuk menulis begitu menggebu. Tapi, ketika keinginan membuncah. Ada saja yang menyurutkan niat. Sehingga tidak pernah ada lagi kesempatan tercipta.

Kali ini, saya akan menggunakan sebaikbaiknya. Karena kesempatan yang langka ini tidak datang dengan mudah, maka saya berjanji akan menggunakannya dengan sepenuh hati.

Terlalu lama tidak menulis, membuat jemari ini kaku. Bahkan untuk memulai pun, dibutuhkan stimulan yang cukup. Karena tidak tau untuk mulai menulis dari mana. Situasi standard mungkin, seperti halnya sudah lama tidak naek sepeda. Tapi, tidak akan pernah lupa caranya. Maka saya kembali berceloteh tidak jelas, hanya untuk melemaskan jemari yang kaku.

Sebelumnya, biarkan saya memberikan SELAMAT pada Anda semua. Karena sudah melewati tahun 2009 dengan luarbiasa! Semoga tahun yang lalu, handai taulan semua mendapatkan apa yang diinginkan dan tercapai. Memulai mimpi yang baru juga, dan sedang membangunnya untuk diwujudkan. Jika memang belum tercapai, semoga tidak patah semangat.

SELAMAT TAHUN BARU 2010

Tidak ada kata terlambat untuk mengucapkan selamat. Benar bukan? Semoga ditahun yang baru, segala macam berkat dan limpahan kasih berlipatganda bagi semua mahkluk hidup yang berpijak diatas muka Bumi. Segala macam hal negatif tersedot masuk, hanya sikap positif yang bermunculan. Kita memerlukan segala macam sikap dan tingkah positif yang berlipatganda ratusan magnitude, untuk menghalau segala macam pikiran dan juga aura negatif yang disebarkan oleh orangorang yang terjangkit virus semacam itu. SEMOGA!

Sudah nonton SANG PEMIMPI? Salah satu dari tetralogi yang menjadi fenomena dan sekarang dijadikan filmnya. Bercerita tentang pencarian jati diri dan kekuatan mimpi dari seorang anak dari kampung. Buat saya luarbiasa sekali. Saya menangis, terbahak dan juga tersenyum. Segala macam perasaan berkecamuk pada saat menonton film ini. Bahkan pada saat menuliskan ini pun, saya merinding. Buat yang belum baca buku dan nonton filmnya. Baca dan tontonlah! Sangat direkomendasikan!
We must never stop dreaming. Dreams provide nourishment for the soul, just as a meal does for the body. Many times in our lives we see our dreams shattered and our desires frustrated, but we have to continue dreaming. If we don’t, our soul dies...
- Paolo Coelho -
Salah satu kutipan yang keren. Bicara mengenai mimpi dan himbauan agar jangan pernah berhenti untuk bermimpi. Karena ketika kita berhenti untuk bermimpi maka jiwa kita akan mati. Oleh sebab itulah, di awal tahun yang baru ini, mulailah rangkaikan mimpimimpi terbaikmu. Jangan gantungkan ujung langit, karena terlalu susah untuk digapai. Tapi, cobalah gantungkan sampai batas kemampuan dan niatmu untuk mewujudkan segala mimpi tersebut menjadi kenyataan. Bagaimana pun caranya dan seberapa lama, selama niat masih membara.

Lanjutkanlah mimpimu!

Karena semua itu adalah segala alasanmu untuk tetap berjalan kedepan, dan menatap masa depan yang sedang kau rangkaikan. Ingat, dirimulah yang merangkai hidupmu sendiri, bukan orang lain. Jadi jangan gantungkan mimpimu pada orang lain, karena mereka tidak akan bisa mengerti artinya. Tapi, percayalah semuanya itu akan segera terwujud. Maka, semuanya akan terjadi dan benar apa yang orang katakan. MIMPI BISA MENJADI KENYATAAN.

Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Selama kamu percaya kalau kamu berhak atas apapun yang kau inginkan. Bagaimana pun tidak mungkinnya hal tersebut, PERCAYALAH maka semua akan terwujud!

Selamat menjalani 2010 dengan segala mimpimimpimu!


Semoga Natal memberikan banyak berkat bagi semua orang yang merayakan dan juga ikut bergembira bersama. Semoga yang terbaik selalu diberikan oleh Yang Esa untuk kita hambaNya.

SELAMAT NATAL 2009





Akhirakhir ini dalam diri saya, ada yang berteriak minta menulis. Memang sudah lama tidak menulis, karena tidak ada waktu cukup untuk meramu huruf. Tapi, sekarang diantara kebosanan yang sangat, saya berusaha mencari inspirasi untuk memulai.

Kembali saya menulis tentang buku. Salah satu yang membuat darah menulis saya kembali bergelora. Entah mengapa, begitu saya membuka halaman pertama sore itu, saya tidak berhenti membacanya. Dan selesai juga pada malam jam 11.

KEREN. MENGGELITIK. SERU.
Esok harinya, selama perjalanan ke kantor. Masih terbayang di kepala semua adegan yang ada dalam buku itu. Hingga tidak sanggup untuk menanti hari berakhir. Sampai di rumah, kembali saya ulang membacanya. Ahh…seperti menemukan air di padang gurun.

Buku ini beda sekali dari yang biasanya. Entah mengapa, sebuah cerita lama yang diperbaharui kembali dan dipoles menjadi sedemikian seru. Seperti halnya filmfilm yang suka membuat ulang film yang sudah pernah tayang dan kembali di buat di jaman yang berbeda. Hanya saja, untuk buku yang satu ini, untungnya masih belum sempat diterbitkan. Masih dalam bentuk manuskrip. Sehingga membuat orang penasaran.

Tidak heran jika beberapa komentar positif pun terlontar dari sekian banyak pembacanya. Mudah sekali merasuk dalam cerita yang tidak berat tapi berisi.

Ada sedikit penyesalan tidak berhasil membeli cetakan pertamanya, padahal waktu itu sudah melihat pre-order dari salah satu situs yang menjual buku di dunia maya. Tapi, entah mengapa tibatiba dilewatkan begitu saja. Sampai waktu itu, tidak sengaja ke Gramedia dan melihat banner besar yang memberitahukan kapan buku ini akan terbit. Tetap saja tidak tergerak. Entah mengapa. Mungkin karena waktu itu lagi bokek berat. Tapi, rasanya tidak akan pernah terbeli kalo mikir gak punya uang melulu. Hehe..

Kemudian, pada saat kumpul sama temanteman, tidak sengaja ada satu teman juga yang memang suka membaca. Dia baru saja pulang dari toko buku. Seperti biasa, kami akan selalu mencoba mencari tahu buku apa saja yang dibelinya. Ternyata, salah satunya adalah PERAHU KERTAS. Yang masih terbungkus rapi. Sudah hampir terlontar untuk bilang, “Mas, pinjem dulu dong!” Saya tau, dia pasti akan meminjamkannya. Lagilagi tidak jadi terucap, hanya membantu menjelaskan buku apa, pada temanteman yang bertanya. Dalam kepala saya waktu itu hanya, “SAYA HARUS BELI!” rasanya tidak afdol jika harus membaca buku pinjaman dan akhirnya beli juga. Ah..

AKHIRNYA KESAMPAIAN!

Terimakasih buat Esther - teman yang sudah menawarkan untuk membeli buku bersama secara online. Sehingga sekarang saya bisa promosiin kalo buku ini patut dibaca oleh mereka yang tidak percaya akan serendipity atau yang namanya kebetulan dan fairytales do exist and also soulmate is out there.

Saya akhirnya berusaha mencari edisi elektroniknya, dan berhasil mendapatkannya. Tapi, saya merasa tidak patut untuk menaruhnya disini tanpa persetujuan dari pihak penerbit atau pengarangnya. *liriklirik Dee*

Jadi cari aja, atau beli di tokotoko buku terdekat. Ada koq, atau cari aja toko buku online, jadi gak perlu pergi kemanamana, bukunya datang dan kadang bisa dapat potongan harga juga.

Terus terang saya tidak menuliskan apa isinya, karena proses pembuatan buku ini sudah di link diatas, dan yang mampir bisa iseng buka dan baca sendiri. Semakin penasaran semakin seru bukan? Hahaha..

Baca deh! Atau mau dipinjamkan? Hehehe..:) *kedip

PS: Dee, it’s awesome! Thanks for sharing it with us, keep on writing. I’ll be waiting for your next and next and next…have a blessing life!
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Search this blog

ABOUT AUTHOR

This is Meita’s website and you are in a right place to get to know a little bit more about her. She is a dreamer who likes doing digital marketing and been blogging since 2003. She also loves watching TV shows, and movies. Also, passionate about the world. Graduated from the University of Indonesia majoring in Cultural Tourism, taught her a lot about how great Indonesia – country where she is from – in cultural level. Still curious about her? Find out more here ;)

come find me

Visitors

FEATURED POST

THE WORLD NOWADAYS

Nowadays, we do live in the world where sincere thank yous are rare. Where sorries and apologies are extinct. Let alone, caring for the sa...

THE MOMENTS

  • ▼  2018 (11)
    • ▼  September (1)
      • THE WORLD NOWADAYS
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (2)
  • ►  2017 (13)
    • ►  November (1)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2016 (8)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Mei (1)
  • ►  2015 (5)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2014 (10)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2013 (8)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2012 (11)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (5)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2011 (10)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2010 (16)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (5)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2009 (12)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2008 (70)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (6)
    • ►  Juni (9)
    • ►  Mei (14)
    • ►  April (9)
    • ►  Maret (6)
    • ►  Februari (7)
    • ►  Januari (5)
  • ►  2007 (108)
    • ►  Desember (11)
    • ►  November (22)
    • ►  Oktober (12)
    • ►  September (11)
    • ►  Agustus (5)
    • ►  Juli (5)
    • ►  Juni (9)
    • ►  Mei (7)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (8)
    • ►  Februari (5)
    • ►  Januari (9)
  • ►  2006 (130)
    • ►  Desember (11)
    • ►  November (14)
    • ►  Oktober (14)
    • ►  September (12)
    • ►  Agustus (12)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (12)
    • ►  Mei (21)
    • ►  April (14)
    • ►  Maret (7)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2005 (102)
    • ►  Desember (6)
    • ►  November (8)
    • ►  Oktober (9)
    • ►  September (8)
    • ►  Agustus (12)
    • ►  Juli (10)
    • ►  Juni (12)
    • ►  Mei (20)
    • ►  April (16)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2004 (82)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (7)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (7)
    • ►  April (15)
    • ►  Maret (18)
    • ►  Februari (16)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2003 (22)
    • ►  Desember (14)
    • ►  November (7)
    • ►  Agustus (1)

FOLLOW ME @ MEITAWIN

ABOUT ME

Hanya seorang perempuan mungil yang masih terus berusaha meraih mimpi terbaik yang ditawarkan dunia. Lalu, berusaha juga untuk membangun dunia yang lebih baik dari sekarang. Entah bagaimana caranya, tetapi harus mulai dari memperbaiki diri sendiri. Menjadi manusia yang LEBIH baik hingga mempunyai rasa BANGGA terhadap diri sendiri, hingga perasaan tersebut lebur dan akan tetap tinggal tak lekang oleh waktu. Semoga [JEJAKKAKIKU] akan menjadi bagian terindah dalam kehidupan ini. Karena yang tertinggal hanya akan menghilang suatu saat nanti, namun jejak-jejak itu akan tetap membekas dibeberapa tempat yang pernah disinggahi. Meski tak terlihat dengan kasat mata.

POPULAR POSTS

  • LAMUNAN SENJA
    Sudah lama aku termenung di sisi jalan. Di kejauhan terdengar suara terompet kapal di pelabuhan dan decit burung-burung manyar. Kembali...
  • BOOK REVIEW
    Masih ada 2 buku yang tertunda, untuk dibaca. Saat ini saya masih belum mendapatkan versi buku aslinya. Hanya bisa mendapatkan dari buku ele...
  • THE KARTINI DAY
    BUNGA Aku mendapat bunga hari ini meski hari ini bukan hari istimewa dan bukan hari ulangtahunku. Semalam untuk pertama kalinya kami b...

Copyright © 2016 [JejakkakiKu]. Created by Meita Winarto