[JejakkakiKu]
  • Home
    • Submenu
  • About Mei
  • Business
  • Analog Mode
  • Say Hey!

Setelah sekian lama tidak menulis, saya berharap tidak lupa caranya. Ada yang bilang bahwa semuanya seperti naik sepeda. Tidak akan pernah lupa bagaimana caranya walau sudah tidak pernah mencoba mengendarainya lagi.

Saya rasa kegiatan menulis juga seperti itu. Memasuki tahun yang baru ini, sama seperti masuk ke dalam dunia yang baru. Saya begitu sibuk dengan pekerjaan yang begitu menyita perhatian saya. Hingga kerinduan untuk menulis pun tidak terlampiaskan seperti biasanya. Tidak pernah tau bahwa saat ini, kesempatan melepas rindu pun datang.

Dalam suasana santai dan tenang disebuah cafe yang begitu manis dan detil. Saya menyukai suasananya. Dengan dinding bata yang di cat putih, kursi dari rotan yang juga berwarna senada. Suasananya begitu bersih dan damai. Ditambah lagi, dengan menu minuman bir. Lengkap sudah.
Minggu sore yang begitu menyenangkan. Sudah lama tidak dapat memanjakan diri seperti ini. Senang sekali...

Dihadapan saya duduk seorang perempuan cantik. Sahabat sejak kecil. Tadi malam kami janji bertemu dan saya makan malam bersama seluruh keluarganya. Setelah itu baru menculik dirinya untuk mempunyai waktu berdua saja. Mempunyai teman sejati yang bisa menceritakan apapun tanpa perlu ditutupi, merupakan salah satu hal langka yang dimiliki oleh seorang perempuan. Karena biasanya banyak orang memberikan label pada kami –perempuan- pada saat kami berkumpul, hanya gosip dan soal selangkangan saja yang kami bicarakan *kadang memang :D* tapi tidak selalu seperti itu. Ada kalanya, berkisar soal bisnis, keluarga, anak, kerjaan, sekolah, tugas dan masih banyak lagi tentunya.

Saya senang sekali bisa kembali bertemu dengan dirinya setelah sekian lama. Terimakasih, Hen! Karena sudah mau dengan sabar menemani dan bercengkrama gila dengan saya.

Saat ini, saya hanya kembali menulis apa yang terlintas dalam benak saya. sambil melatih jari jemari yang sudah kaku. Tidak ada topik khusus yang ingin ditulis. Hanya ingin melepas segala kerinduan pada layar jendela maya ini.

A great friend, a wifi connection, glass of beer, and ciggarettes. I don’t think there’s nothing a girl can ask for more :)

Have a wonderful Sunday, fellow readers!
Akhirnya bisa tenang. Setelah beberapa waktu sibuk dengan segala macam kesibukan. Sekarang menikmati waktu sendiri, dengan menulis. Kegiatan yang sudah lama tidak dapat dilakukan. Kesempatan ini tidak mudah datang, demikian juga dengan keinginan menulis. Biasanya setelah beberapa waktu rasa rindu untuk menulis begitu menggebu. Tapi, ketika keinginan membuncah. Ada saja yang menyurutkan niat. Sehingga tidak pernah ada lagi kesempatan tercipta.

Kali ini, saya akan menggunakan sebaikbaiknya. Karena kesempatan yang langka ini tidak datang dengan mudah, maka saya berjanji akan menggunakannya dengan sepenuh hati.

Terlalu lama tidak menulis, membuat jemari ini kaku. Bahkan untuk memulai pun, dibutuhkan stimulan yang cukup. Karena tidak tau untuk mulai menulis dari mana. Situasi standard mungkin, seperti halnya sudah lama tidak naek sepeda. Tapi, tidak akan pernah lupa caranya. Maka saya kembali berceloteh tidak jelas, hanya untuk melemaskan jemari yang kaku.

Sebelumnya, biarkan saya memberikan SELAMAT pada Anda semua. Karena sudah melewati tahun 2009 dengan luarbiasa! Semoga tahun yang lalu, handai taulan semua mendapatkan apa yang diinginkan dan tercapai. Memulai mimpi yang baru juga, dan sedang membangunnya untuk diwujudkan. Jika memang belum tercapai, semoga tidak patah semangat.

SELAMAT TAHUN BARU 2010

Tidak ada kata terlambat untuk mengucapkan selamat. Benar bukan? Semoga ditahun yang baru, segala macam berkat dan limpahan kasih berlipatganda bagi semua mahkluk hidup yang berpijak diatas muka Bumi. Segala macam hal negatif tersedot masuk, hanya sikap positif yang bermunculan. Kita memerlukan segala macam sikap dan tingkah positif yang berlipatganda ratusan magnitude, untuk menghalau segala macam pikiran dan juga aura negatif yang disebarkan oleh orangorang yang terjangkit virus semacam itu. SEMOGA!

Sudah nonton SANG PEMIMPI? Salah satu dari tetralogi yang menjadi fenomena dan sekarang dijadikan filmnya. Bercerita tentang pencarian jati diri dan kekuatan mimpi dari seorang anak dari kampung. Buat saya luarbiasa sekali. Saya menangis, terbahak dan juga tersenyum. Segala macam perasaan berkecamuk pada saat menonton film ini. Bahkan pada saat menuliskan ini pun, saya merinding. Buat yang belum baca buku dan nonton filmnya. Baca dan tontonlah! Sangat direkomendasikan!
We must never stop dreaming. Dreams provide nourishment for the soul, just as a meal does for the body. Many times in our lives we see our dreams shattered and our desires frustrated, but we have to continue dreaming. If we don’t, our soul dies...
- Paolo Coelho -
Salah satu kutipan yang keren. Bicara mengenai mimpi dan himbauan agar jangan pernah berhenti untuk bermimpi. Karena ketika kita berhenti untuk bermimpi maka jiwa kita akan mati. Oleh sebab itulah, di awal tahun yang baru ini, mulailah rangkaikan mimpimimpi terbaikmu. Jangan gantungkan ujung langit, karena terlalu susah untuk digapai. Tapi, cobalah gantungkan sampai batas kemampuan dan niatmu untuk mewujudkan segala mimpi tersebut menjadi kenyataan. Bagaimana pun caranya dan seberapa lama, selama niat masih membara.

Lanjutkanlah mimpimu!

Karena semua itu adalah segala alasanmu untuk tetap berjalan kedepan, dan menatap masa depan yang sedang kau rangkaikan. Ingat, dirimulah yang merangkai hidupmu sendiri, bukan orang lain. Jadi jangan gantungkan mimpimu pada orang lain, karena mereka tidak akan bisa mengerti artinya. Tapi, percayalah semuanya itu akan segera terwujud. Maka, semuanya akan terjadi dan benar apa yang orang katakan. MIMPI BISA MENJADI KENYATAAN.

Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Selama kamu percaya kalau kamu berhak atas apapun yang kau inginkan. Bagaimana pun tidak mungkinnya hal tersebut, PERCAYALAH maka semua akan terwujud!

Selamat menjalani 2010 dengan segala mimpimimpimu!


Semoga Natal memberikan banyak berkat bagi semua orang yang merayakan dan juga ikut bergembira bersama. Semoga yang terbaik selalu diberikan oleh Yang Esa untuk kita hambaNya.

SELAMAT NATAL 2009





Akhirakhir ini dalam diri saya, ada yang berteriak minta menulis. Memang sudah lama tidak menulis, karena tidak ada waktu cukup untuk meramu huruf. Tapi, sekarang diantara kebosanan yang sangat, saya berusaha mencari inspirasi untuk memulai.

Kembali saya menulis tentang buku. Salah satu yang membuat darah menulis saya kembali bergelora. Entah mengapa, begitu saya membuka halaman pertama sore itu, saya tidak berhenti membacanya. Dan selesai juga pada malam jam 11.

KEREN. MENGGELITIK. SERU.
Esok harinya, selama perjalanan ke kantor. Masih terbayang di kepala semua adegan yang ada dalam buku itu. Hingga tidak sanggup untuk menanti hari berakhir. Sampai di rumah, kembali saya ulang membacanya. Ahh…seperti menemukan air di padang gurun.

Buku ini beda sekali dari yang biasanya. Entah mengapa, sebuah cerita lama yang diperbaharui kembali dan dipoles menjadi sedemikian seru. Seperti halnya filmfilm yang suka membuat ulang film yang sudah pernah tayang dan kembali di buat di jaman yang berbeda. Hanya saja, untuk buku yang satu ini, untungnya masih belum sempat diterbitkan. Masih dalam bentuk manuskrip. Sehingga membuat orang penasaran.

Tidak heran jika beberapa komentar positif pun terlontar dari sekian banyak pembacanya. Mudah sekali merasuk dalam cerita yang tidak berat tapi berisi.

Ada sedikit penyesalan tidak berhasil membeli cetakan pertamanya, padahal waktu itu sudah melihat pre-order dari salah satu situs yang menjual buku di dunia maya. Tapi, entah mengapa tibatiba dilewatkan begitu saja. Sampai waktu itu, tidak sengaja ke Gramedia dan melihat banner besar yang memberitahukan kapan buku ini akan terbit. Tetap saja tidak tergerak. Entah mengapa. Mungkin karena waktu itu lagi bokek berat. Tapi, rasanya tidak akan pernah terbeli kalo mikir gak punya uang melulu. Hehe..

Kemudian, pada saat kumpul sama temanteman, tidak sengaja ada satu teman juga yang memang suka membaca. Dia baru saja pulang dari toko buku. Seperti biasa, kami akan selalu mencoba mencari tahu buku apa saja yang dibelinya. Ternyata, salah satunya adalah PERAHU KERTAS. Yang masih terbungkus rapi. Sudah hampir terlontar untuk bilang, “Mas, pinjem dulu dong!” Saya tau, dia pasti akan meminjamkannya. Lagilagi tidak jadi terucap, hanya membantu menjelaskan buku apa, pada temanteman yang bertanya. Dalam kepala saya waktu itu hanya, “SAYA HARUS BELI!” rasanya tidak afdol jika harus membaca buku pinjaman dan akhirnya beli juga. Ah..

AKHIRNYA KESAMPAIAN!

Terimakasih buat Esther - teman yang sudah menawarkan untuk membeli buku bersama secara online. Sehingga sekarang saya bisa promosiin kalo buku ini patut dibaca oleh mereka yang tidak percaya akan serendipity atau yang namanya kebetulan dan fairytales do exist and also soulmate is out there.

Saya akhirnya berusaha mencari edisi elektroniknya, dan berhasil mendapatkannya. Tapi, saya merasa tidak patut untuk menaruhnya disini tanpa persetujuan dari pihak penerbit atau pengarangnya. *liriklirik Dee*

Jadi cari aja, atau beli di tokotoko buku terdekat. Ada koq, atau cari aja toko buku online, jadi gak perlu pergi kemanamana, bukunya datang dan kadang bisa dapat potongan harga juga.

Terus terang saya tidak menuliskan apa isinya, karena proses pembuatan buku ini sudah di link diatas, dan yang mampir bisa iseng buka dan baca sendiri. Semakin penasaran semakin seru bukan? Hahaha..

Baca deh! Atau mau dipinjamkan? Hehehe..:) *kedip

PS: Dee, it’s awesome! Thanks for sharing it with us, keep on writing. I’ll be waiting for your next and next and next…have a blessing life!

Seorang teman baik sedang ada diperbatasan hidup. Biasanya pada saat berada di perbatasan, kita benarbenar harus memilih jalan yang terbaik. Kebanyakan dari kita, biasanya sudah mengetahui jalan yang akan dipilih. Hanya saja, terkadang, kita sebagai manusia tidak pernah yakin dengan pilihan sendiri. Ada kalanya perlu pendapat orang lain untuk melangkah dan memastikan jalan yang telah kita ambil.

Begitu pula dengan teman saya. Setelah saya pinjami sebuah ‘buku yang hidup’ –istilah yang dia pakai- banyak sekali hal yang membuat dia LEBIH berani untuk bertindak. Paling tidak, apa yang tidak terpikir, sekarang mulai terpikirkan. Seperti ada ‘jalur’ yang terbuka.

Sekarang, yang dia butuhkan hanya KEYAKINAN pada diri sendiri. Itu saja. Sebelum dia YAKIN dengan dirinya, maka APAPUN yang dia rancang, sepertinya tidak akan terlaksana.

Tulisan ini dibuat agar sebagian orang bisa sedikit merasa lebih LEGA, dalam menghadapi apapun yang sedang dialami dalam hidup. Setidaknya, hanya ini yang bisa saya lakukan. Sedikit berbagi demi menyembuhkan dunia yang sedang ‘sakit’. Jangan sampai kita juga menjadi sakit hanya karena tinggal dalam dunia yang ‘sakit’. Semoga dunia ini bisa SEMBUH dan SEHAT.

Jika sudah membaca tulisan saya sebelumnya, tentang sebuah buku, maka buku itulah yang disebut oleh teman saya, buku yang hidup. Buku itu memiliki roh sendiri, katanya, melalui pesan singkat. Saya senang sekali mengetahuinya. Jika diantara segala gundah yang sedang dia alami. Dia bisa mendapatkan jawaban dari semua hal, yang dia pikir tidak ada jawabannya.

Bagaimana caranya membuat HAL YANG TIDAK MUNGKIN menjadi MUNGKIN? Jawabannya cuma satu, CINTAILAH DIRIMU LEBIH DAHULU, AMPUNI dan MAAFKANLAH dirimu sendiri. Pada saat saya bicara mengenai hal ini, orang pasti bertanya, maksudnya? Atau HA? Dengan mulut terbuka lebar…hahah..yeap..

Saya bicara dengan dua orang, teman pria, yang bilang bahwa hal diatas tidaklah mudah. Tidak gampang untuk belajar memaafkan diri sendiri, mengampuni lalu mulai mencintai diri sendiri. Nah loh? Benarkah? Bagi sebagian orang yang merasa dirinya penuh dengan dosa, dan sudah berbuat banyak salah dengan orang lain. Hal ini adalah yang paling susah. Karena teman ini pun bukannya tidak sadar atau tidak tahu mengenai teori ini, mereka paham sekali. Namun, untuk mempraktekkan langsung dalam hidupnya sendiri; sepertinya mereka masih memerlukan waktu dan kontemplasi yang cukup mendalam.

Saya tidak bilang ini gampang atau MUNGKIN saya PERNAH bilang ini hal yang mudah. Bagi saya pada saat saya praktekkan secara langsung. Tidak ada kendala sama sekali, karena saya berniat untuk MERUBAH diri saya. Berdasarkan NIAT itu, saya mulai untuk melakukan apa yang seharusnya dilakukan oleh banyak orang, belajar memaafkan diri sendiri dan mengampuni segala dosa yang telah diperbuatnya, di masa lalu, sekarang juga yang akan datang.

Rasanya begitu luar biasa setelah bisa masuk dalam posisi memaafkan ini. Banyak sekali ‘beban’ yang terangkat dari pundak. Mulai dari sini, akan banyak sekali kebetulan yang memang bukan kebetulan. Dan pelanpelan diri kita akan mulai selaras dengan alam, tidak akan ada lagi hal yang tidak kita inginkan dapat terjadi, jika tidak kita ijinkan.

ANYTHING IS POSSIBLE

Ingat, pada posisi ini, kita tidak akan pernah menjadi Tuhan atau sakti mandraguna. Bukan. Justru dari sini, semua hal harus dilandasi dengan welas asih. Bukan dengan kesombongan. Hadapi segala omelan dan ocehan juga teriakan dengan senyum, tanpa ada rasa sakit hati.

Karena segala hal negatif yang dirasakan hanya ada dalam pikiran, apapun yang dirasa diatur dikepala. Oleh sebab itu, berpikirlah positif dalam menghadapi APAPUN. Seperti halnya menjadi seorang anak yang selalu bisa memberi jawaban pada orangtuanya, pada saat diomeli karena melakukan kesalahan. Demikian juga halnya dengan pikiran positif yang SELALU bisa menepis negativitas pikiran.

Jika setiap hari dilatih; maka kita akan terbiasa dengan hal ini…

Awali harimu dengan ucapan syukur, tersenyumlah pada dunia, gerakan badan, rasakan kembali detak jantungmu. Kehidupanmu sudah berjalan hingga detik ini, tidak adakah ungkapan kasih dari diri sendiri? Dibandingkan dengan mengeluh, bukankah lebih baik memikirkan nikmatnya makanan kesukaan? :)

Banyak hal indah dapat terjadi tanpa disangka, jika kamu mau membuka mata hati dan pikiran.

Berani mencoba?


Saya menunggumu di ujung pelangi bersama gentonggentong emas. YEAH!!



NB: Gorila, gak boleh binun lagi yah? :D hehehe...

SELAMAT LEBARAN
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN



Foto diambil dari: Foto

Beberapa waktu lalu, saya pernah menulis sedikit tentang sebuah buku yang ingin dibaca. Sebuah buku yang menggugah rasa penasaran saya, karena tentang cerita seorang psikiater dari Hawaii yang bisa menyembuhkan satu rumah sakit jiwa, tanpa melalui konsultasi langsung pada pasiennya. Judulnya THE ZERO LIMITS

Menarik bukan?

Hingga saya langsung membelinya begitu buku itu terbit. Pertama kali membaca buku itu, saya merasa tidak percaya dengan apa yang tertulis disana. Sehingga buku tersebut bagi saya hanya seperti novel picisan. Yang sudah selesai dibaca, lalu dijadikan pajangan saja diantara koleksi yang lain.

Hingga beberapa waktu lalu, melalui daftar teman di Yahoo! Saya melihat mereka menggunakan empat kalimat ajaib yang diajarkan dalam buku itu. Saya pun kembali bertanya, apakah mereka baru saja membaca buku tersebut dan mempraktekkannya? Namun, pertanyaan tersebut hanya singgah sambil lalu saja dalam benak saya. tidak pernah saya tanyakan lagi.

Hingga minggu lalu, saya pun kembali tergugah. Saya ambil kembali buku tersebut, dan mulai membaca lagi dari awal. Kali ini dengan membuka diri dan hati, ingin mengerti dan memahami apa yang tertulis didalamnya.

Buku ini memang luarbiasa! Setidaknya bagi saya, dan beberapa teman yang sudah saya konfirmasikan.
orang yang pertama membacanya pasti tidak percaya, dan berpikir bahwa mereka –penulis- adalah ‘orang gila’. Sekarang siapa yang gak gila? Jika Anda, ‘dituduh’ melakukan segala hal yang tidak Anda lakukan, tapi Anda ikut bertanggung jawab didalamnya. Termasuk, bom yang meledak kemarin di Marriot, termasuk segala macam bencana alam dan penderitaan orang yang ada dimuka Bumi ini. Siapa yang tidak gila mendengar hal ini?

Dr.Hew Len adalah seorang doktor yang menyembuhkan satu rumah sakit tersebut. Hanya dengan menggumamkan empat kalimat sakti,

‘I’m sorry, please forgive me, I love you, thank you’

Inti ajarannya adalah berusaha mencintai, memaafkan, bersyukur dan berterimakasih pada diri sendiri. Empat kalimat tersebut tidak diucapkan pada orang lain, tapi pada diri sendiri. Betul! Karena pada saat Anda bisa melakukan ke empat hal tersebut pada diri Anda maka, SEMUA HAL, bisa terjadi. SEGALA HAL YANG TAK MUNGKIN, seperti hal yang namanya KEAJAIBAN, bisa terjadi dalam hidup Anda.

Kalimat tersebut didaraskan setiap saat, apapun yang sedang Anda lakukan…
Bisa diceritakan apa yang terjadi dalam hidup Anda setelah mencoba hal tersebut?

Saya SUDAH!

Selamat mencoba!! :)

Pasangan saya adalah orang yang sangat luar biasa baik. Saya bicara seperti ini bukan karena statusnya dihati saya, tapi karena memang saya jatuh cinta karena kebaikan dan kepolosannya. Banyak perempuan yang tidak percaya, kalau ada lelaki baik diluar sana. Saya menjadi salah satu perempuan yang bisa mematahkan mitos tersebut.

Kebaikan yang tulus. Jarang sekali saya temui, dimasa sekarang. Bahkan sama teman sekalipun. Banyak orang berpikir, orang-orang seperti ini yang gampang dibodohi dan diinjak. Pendapat itu ada benarnya. Pada kasus tertentu, tidak semua orang yang polos tidak bisa berpikir dan memilih. Mana yang terbaik bagi dirinya sendiri. Pasti bisa juga berontak dan marah.

Tipe yang menepati dan memegang janji orang lain. Bagi saya kedua hal tersebut tidak mudah untuk dijalani. Tapi, bagi dia jika sudah berjanji apapun masalah yang ada, dia berusaha untuk bisa menepati janji tersebut. Contohnya, walau hujan turun deras, tapi dia sudah janji untuk nonton, maka dia akan tetap datang. Dia adalah tipe pria pasif yang jarang ditemui. Juga jenis pria yang memang sudah jarang ada. *koq kamu jadi seperti manusia purba yah? xixixixi...mwah!*

Akh! Pokoknya, saya adalah perempuan yang sangat beruntung, untuk saat ini!

Sudah lama tidak menulis tentang halhal yang menyenangkan hati. Kali ini saya mau egois, untuk bisa menceritakan tentang dirinya. Walau sedikit, tapi setidaknya apa yang ada dalam pikiran saya kali ini tercurahkan. Setelah sekian lama tidak punya waktu, sekarang saya kembali, dan menuliskan tentang dia.

Love you, pacar aku!
Bagaimana caranya menulis indah yah? Pertanyaan itu sering sekali menghantui saya. Menulis indah dengan katakata yang merayu dan mendayu. Dengan tanda baca dan kosa kata yang benar, tidak ada kesalahan. Bagi saya, sepertinya susah. Bukan berarti tidak bisa, tapi susah. Karena waktu untuk menulis terkadang tidak mendukung. 

Buat saya, menulis itu susah susah gampang. Jika di bilang susah dan banyak alasan pasti akan susah. Untuk merangkai satu kalimat saja sepertinya bisa dua jam sendiri. Tapi jika ada inspirasi,  menulis lima ratus aksara bersambung pun sepertinya sebentar. Gampang saja.

Saat ini pun, saya sedang melakukannya. Sedang berusaha untuk merangkaikan semuanya jadi satu. Tanpa peduli ada kalimat yang janggal atau tanda baca yang salah. Karena jika saya berhenti sejenak untuk berpikir, maka tulisan ini tidak akan selesai. Bisa saja sampai nanti mood menulis berteriak kembali.

Saat ini saya sedang merasa susah untuk menulis. Entah apa yang mengganjal, tapi tentu saja tidak membuat keinginan menulis surut. Kegiatan ini sudah menjadi bagian dari hidup. Oleh sebab itulah blog ini ada. Dimana saya bisa menuangkan segala hal yang saya rasakan, tanpa merasa salah.

Sebuah tempat pelarian yang positif.
Sebuah tempat belajar menulis yang efektif.

Menulis bisa menenangkan saya, juga membahagiakan. Aneh memang, kadang membaca ulang tulisan yang KEREN itu rasanya seperti tidak percaya. Apa benar ini saya yang menulis? Apa yang saya rasakan waktu itu yah? Terkadang saya pun bertanya sendiri. Ingin sekali bisa selalu menulis KEREN. Tapi, memang tidak selalu tulisan bagus itu dapat tercipta dengan gampang.

Bagian dari pengalaman hidup, cerita orang lain, berita, pengalaman pribadi dan masih banyak hal yang bisa membuat kita dapat menulis indah. Hanya tergantung bagaimana meramu semuanya menjadi satu cerita utuh yang dapat dinikmati oleh setiap orang yang membacanya.

Sepertinya, menulis jadi seperti memasak yah? Setuju gak?  
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Search this blog

ABOUT AUTHOR

This is Meita’s website and you are in a right place to get to know a little bit more about her. She is a dreamer who likes doing digital marketing and been blogging since 2003. She also loves watching TV shows, and movies. Also, passionate about the world. Graduated from the University of Indonesia majoring in Cultural Tourism, taught her a lot about how great Indonesia – country where she is from – in cultural level. Still curious about her? Find out more here ;)

come find me

Visitors

FEATURED POST

THE WORLD NOWADAYS

Nowadays, we do live in the world where sincere thank yous are rare. Where sorries and apologies are extinct. Let alone, caring for the sa...

THE MOMENTS

  • ▼  2018 (11)
    • ▼  September (1)
      • THE WORLD NOWADAYS
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (2)
  • ►  2017 (13)
    • ►  November (1)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2016 (8)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Mei (1)
  • ►  2015 (5)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2014 (10)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2013 (8)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2012 (11)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (5)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2011 (10)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2010 (16)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (5)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2009 (12)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2008 (70)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (6)
    • ►  Juni (9)
    • ►  Mei (14)
    • ►  April (9)
    • ►  Maret (6)
    • ►  Februari (7)
    • ►  Januari (5)
  • ►  2007 (108)
    • ►  Desember (11)
    • ►  November (22)
    • ►  Oktober (12)
    • ►  September (11)
    • ►  Agustus (5)
    • ►  Juli (5)
    • ►  Juni (9)
    • ►  Mei (7)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (8)
    • ►  Februari (5)
    • ►  Januari (9)
  • ►  2006 (130)
    • ►  Desember (11)
    • ►  November (14)
    • ►  Oktober (14)
    • ►  September (12)
    • ►  Agustus (12)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (12)
    • ►  Mei (21)
    • ►  April (14)
    • ►  Maret (7)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2005 (102)
    • ►  Desember (6)
    • ►  November (8)
    • ►  Oktober (9)
    • ►  September (8)
    • ►  Agustus (12)
    • ►  Juli (10)
    • ►  Juni (12)
    • ►  Mei (20)
    • ►  April (16)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2004 (82)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (7)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (7)
    • ►  April (15)
    • ►  Maret (18)
    • ►  Februari (16)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2003 (22)
    • ►  Desember (14)
    • ►  November (7)
    • ►  Agustus (1)

FOLLOW ME @ MEITAWIN

ABOUT ME

Hanya seorang perempuan mungil yang masih terus berusaha meraih mimpi terbaik yang ditawarkan dunia. Lalu, berusaha juga untuk membangun dunia yang lebih baik dari sekarang. Entah bagaimana caranya, tetapi harus mulai dari memperbaiki diri sendiri. Menjadi manusia yang LEBIH baik hingga mempunyai rasa BANGGA terhadap diri sendiri, hingga perasaan tersebut lebur dan akan tetap tinggal tak lekang oleh waktu. Semoga [JEJAKKAKIKU] akan menjadi bagian terindah dalam kehidupan ini. Karena yang tertinggal hanya akan menghilang suatu saat nanti, namun jejak-jejak itu akan tetap membekas dibeberapa tempat yang pernah disinggahi. Meski tak terlihat dengan kasat mata.

POPULAR POSTS

  • LAMUNAN SENJA
    Sudah lama aku termenung di sisi jalan. Di kejauhan terdengar suara terompet kapal di pelabuhan dan decit burung-burung manyar. Kembali...
  • BOOK REVIEW
    Masih ada 2 buku yang tertunda, untuk dibaca. Saat ini saya masih belum mendapatkan versi buku aslinya. Hanya bisa mendapatkan dari buku ele...
  • THE KARTINI DAY
    BUNGA Aku mendapat bunga hari ini meski hari ini bukan hari istimewa dan bukan hari ulangtahunku. Semalam untuk pertama kalinya kami b...

Copyright © 2016 [JejakkakiKu]. Created by Meita Winarto