[JejakkakiKu]
  • Home
    • Submenu
  • About Mei
  • Business
  • Analog Mode
  • Say Hey!


Thank You

The truth will overcome everything
that lies ahead of us...

thank you for the kindness,
thank you for the appreciation,
thank you for the love,
but most of all...

thank you for sharing this moment in life with me

Teman yang luarbiasa,
Pasangan yang keren,
Hidup yang indah,
Terimakasih buat kalian semua!

SELAMAT NATAL 
25 DESEMBER 2008

&

SELAMAT TAHUN BARU
1 JANUARI 2009

Poem by Meita Winarto
When I find myself in time of trouble
Mother Mary comes to me,
Speaking words of wisdom
Let it be…


=Beatles – Let It Be=

Belakangan ini saya sedang tidak ingin mengetahui tentang apapun. Seandainya Bumi sempat berhenti seperdetak jantung pun, saya tidak mau tau. Saya hanya ingin terus berjalan. Entah sampai dimana akan berhenti nanti.

Menjelang hari Natal malah banyak sekali cobaan yang datang. Tapi, ada saja temanteman yang berusaha untuk menguatkan hati saya. Terutama Tuhan. Ia memang luarbiasa. Pada saat pertolongan duniawi tidak lagi mampu membantu, yang dapat dilakukan adalah meminta pertolongan secara rohani.

Pada saat saya kalah dan tidak tahan lagi dengan persaingan cari muka di kantor. Saya menangis. Bukan karena sedih dan cengeng. Tapi karena kesal. Setiap saya berusaha untuk menjadi lebih baik lagi, selalu ada saja kejadian ‘besar’. Membuat saya jatuh, benar-benar sakit.

Namun, yang sudah terjadi tidak dapat lagi diputar balik seperti memutar film.

Menjadi kambing hitam, adalah salah satu peristiwa yang tidak pernah saya duga. Apalagi untuk suatu hal yang memang sudah diakui bukan salah saya. Inilah yang membuat saya kesal. Mengorbankan karir yang saya bangun hampir selama 5 tahun. Membiarkan orangorang itu melempar kotoran di muka saya dan tidak mengakuinya. Gimana tidak kesal?

Sebenarnya, riwayat saya di kantor ini sama saja sudah selesai.

Apakah ada yang dapat mencarikan pekerjaan baru buat saya?

Gosh, I can’t even write anymore
I don’t know what to say and what to do,
I just NEED my holiday coming soon.
I want the New Year to wash everything…

I'm not in the mood to do things,
I just want to watch my movies, read my books and just dance!
Take all the trouble away and just leave it there…

Just let it be!


Btw, Blue makasih yah!
You truly a friend that one can count on!
Kamu adalah wujud kenyataan dari sebuah mimpi yang berubah menjadi angan,

Sosok mimpi yang berwujud kemudian hilang, hanya kenangan indah yang tertinggal dan terpatri begitu dalam. Dalam diriku dan benakmu. Kita pernah memiliki angan, kita pun memiliki mimpi yang sama. Entah siapa diantara kia yang akan mewujudkan angan dan mimpi tersebut menjadi peristiwa hidup.

Waktu berlalu tanpa terasa. Sewindu sudah berharap kenyataan segera datang, namun sepertinya waktu masih tetap akan bersandiwara untuk kita.

Entah kapan, tapi aku percaya 'suatu saat' itu akan hadir, seperti yang pernah kau ucapkan. Mimpi, angan dan janji akan terwujud menjadi kenyataan.

Tidak lagi hanya memandang tulisan pada layar monitor dan telepon genggam,

Tidak lagi hanya mendengar suara tanpa wujud,

Tidak lagi hanya mendengar tawamu, tapi dapat memandang kilau cahaya matamu.

Bertemu kembali adalah wujud kenyataan dari angan, mimpi dan janji hidup kita,

Semoga dalam kehidupan yang sebentar ini akan dapat terpenuhi.

Tetaplah menjadi bintang dilangit,

Agar cinta kita akan abadi,

Biarlah sinarmu tetap menyinari alam ini,

Agar menjadi saksi cinta kita, berdua

[Kasih tak Sampai - PADI]

Sebuah lagu yang mengingatkanku akan hangatnya genggaman tanganmu, hari itu.



= Dedicated to Ishmael=
Sering kali kita melakukan sesuatu hanya karena perasaan. Jika menurut kita benar maka kita akan melakukannya, peduli setan apa kata orang lain. Tapi terkadang, sikap egois seperti ini membuat jurang perasaan semakin lebar bagi kita dan orang lain. Entah disadari atau tidak. Pada saat kita sadar bahwa yang kita lakukan sudah salah, kepalang terjadi. Kesalahan tidak dapat terhapus, sakit hati tidak dapat lagi berubah. Kita sudah menyakiti orang lain, secara sadar atau tidak.

Yang dapat dilakukan setelahnya hanya meminta maaf, karena sudah sadar menyakiti perasaan orang lain. Padahal pada saat kita menyakiti perasaan mereka, ada perubahan terjadi di kepala mereka tentang kita. Ada perubahan terjadi dalam hati mereka, tentang kita. Hanya karena tindakan yang tadinya kita pikir tidak akan menyakiti orang lain, namun kenyataan berbicara beda.

Bagi saya, memaafkan seseorang itu adalah hal yang mudah. Bahkan pada saat maaf belum terucap, saya sudah memaafkan segala pembicaraan atau perbuatan orang tersebut, siapapun itu orangnya. Tapi, untuk melupakan apa yang dilakukan orang itu, mungkin tidak mudah. Waktu pasti akan menyembuhkan tapi bekas yang tertoreh tidak akan mudah tertutup. Ada yang bisa sembuh dengan cepat, ada yang bertahan hingga akhir, tak terlupakan.

Karena tindakan tersebut, terkadang orang yang sudah menyakiti kita, secara tidak sadar menjadi salah satu bagian penting dalam hidup kita. Entah dalam arti yang negatif atau positif. Seharusnya kita berterimakasih pada orang tersebut karena tanpa kehadiran mereka dalam hidup kita, kita tidak pernah sadar sudah menyakiti atau disakiti, sedemikian rupa. Demikian juga dengan keberadaan orangorang yang memang peduli dengan keberadaan kita dalam hidup mereka. Dimana kita menerima mereka sebagai teman, sahabat dan partner sejati.

Tanpa undangan atau rencana, teman bisa datang tibatiba, memberikan kita dukungan, menyediakan bahu untuk menangis, juga memberikan solusi untuk masalah yang sedang kita hadapi. Menjadi penasehat dan pendengar sejati yang tidak dapat digantikan oleh psikiater manapun juga.

Itulah teman terbaik yang pernah dimiliki oleh orang seperti saya.
Terimakasih karena kalian sudah menjadi bagian paling penting dalam hidup saya.
Ingatlah ini jika suatu saat kalian merasa sendiri dan kesepian.
Kalian tidak pernah akan sendiri, dimana pun, kapan pun.

*kecuali lagi boker sih, entah ada temen yang mau nemenin gak yah?* =Peace=

Heheheh...
Setelah sekian lama mencari kesempatan untuk menulis. Akhirnya sekarang saya mendapatkan kesempatan itu. Kangen sekali rasanya merangkaikan huruf satu per satu. Saya merasakan kebahagiaan tersendiri saat mempunyai kesempatan ini. Dan akan saya manfaatkan semaksimal mungkin!

Pekerjaan dan juga kehidupan sosial yang tidak bisa ditinggalkan begitu saja, akhirakhir ini membuat saya lelah. Ditinggal oleh mami pulang kampung juga menjadi salah satunya. Memang dari segi waktu, saya tidak perlu khawatir dia mengoceh karena saya pulang malam karena alasan pekerjaan. Tapi dengan tidak adanya dia dirumah juga menjadikan saya lebih bertanggung jawab dalam mengatur waktu untuk dirumah, pekerjaan dan kehidupan sosial.

Pada saat saya merasa bahwa saya sudah kelelahan, selalu saja ada semangat baru yang membuat saya tetap harus terus bergerak mengikuti kehidupan ini. Jika banyak yang bertanya apa yang membuat saya tetap terus bergerak, saya juga tidak tahu pasti. Namun, saya dapat mengira bahwa hal itu adalah sayang, cinta dan tanggung jawab terhadap diri sendiri.

Terdengar egoiskah?

Mungkin iya, mungkin juga tidak. Karena memang pada kenyataan semuanya harus berawal dari diri sendiri.

Saya pernah berjanji beberapa hari lalu, pada diri saya. Jika saya mendapatkan kesempatan menulis. Saya akan mencoba menuliskan kisah tentang seorang teman yang mengalami kehidupan cinta yang luarbiasa, setidaknya bagi saya yang mendengarkan ceritanya. Bahkan dari pengakuan yang dia ceritakan pun sebenarnya dia pribadi tidak begitu percaya dengan apa yang sedang dialaminya, hingga sekarang.

Saya mengenalnya dari sebuah forum internet, dan tidak pernah sama sekali bertemu. Setelah sebuah pesan pendek yang dibalas hampir setahun kemudian, maka kami pun bertukar alamat untuk bisa saling menyapa lewat jendela maya.

Tidak lama setelah itu, saya baru mengetahui kalau ternyata dia sudah kembali ke tanah air dalam waktu yang cukup lama. Karena sebab inilah dia menghilang dari peredaran. Kami akhirnya bertemu dalam sebuah acara yang saya beri nama reuni. Seru!

Setelah itu, kami sibuk dengan pekerjaan masingmasing yang memang menyita waktu, hingga beberapa hari kemarin. Kabar baik saya terima, bahwa dia sudah mendapatkan pasangan yang dia inginkan selama ini.

Akhirnya!

Sebuah pertemuan yang tidak disangka dan semuanya seperti sudah diatur oleh sang waktu. Dia pernah bercerita, bahwa kalau ingin mendapatkan pasangan sebisa mungkin rumahnya tidak jauh dari daerah kediamannya. Dan si perempuan ini pun, seperti diatur rumahnya hanya 15 menit dari kediamannya. Dan setelah pertemuan pertama, banyak sekali kebetulan yang terjadi, dan begitu pas.

Pada saat hendak pergi ke suatu tempat, dan si perempuan juga tanpa janjian sebelumnya, sedang dalam perjalanan ke tempat yang sama. Temanteman dari keduanya tanpa pernah saling tau, ternyata sama. Semuanya itu hanya berjalan dalam waktu beberapa minggu saja. Dan bagi si Pria pribadi, yang mengalami hal ini, rasanya masih seperti berada dalam mimpi karena semuanya terjadi dan berjalan terlalu cepat.

Namun dia kembali berkata, “Its like too good to be true story, 'cause its all happen so fast. But, I’m not young anymore, so why should I wait?”

Mungkin kalimat itu merangkum semua hal.

Saya hanya ingin menambahkan bahwa orang sering bilang kalimat ‘orang sabar disayang Tuhan’ inilah bukti nyata dari kalimat tersebut. Hal yang tidak pernah dipikirkan terjadi pada saatnya. Dan juga kebetulankebetulan yang ada dalam The Secret juga dapat terbukti dari hal ini. Yang namanya hukum tarik menarik, sadar atau tidak hal tersebut kita lakukan setiap hari.

Hanya seberapa sering kita ‘sadar’ bahwa kita sedang dan sudah menerapkannya?
Pernahkah Anda mencoba untuk menyadarinya?

Btw, di SOGO lagi ada SLEEPFEST loh, buat yang mau beli asesoris kamar. Ganti kasur baru atau beli bantal dan sprei baru, datang ke SOGO yah! :)


Selamat berakhir minggu!



Note:
Hey George, I’m happy to hear this news from you. I’m hoping getting the invitation soon enough :D
Terkadang memang benar, jika ada yang bilang ‘lidah tak bertulang’ dalam arti bicara itu memang gampang. Seperti halnya dengan menulis.  
Tapi, ada juga yang bilang bahwa ngomong itu susah. Apalagi jika ingin mengungkapkan rasa sayang, dengan orang yang membuat jantung berdegup lebih kencang, dari biasanya. Begitu juga dengan orang yang bilang, menulis itu susah. Tidak semudah membacanya.

Saya bilang, semua itu adalah relatifitas. Cara pandang orang yang berbeda menghasilkan reaksi yang berbeda dalam setiap peristiwa. Apapun itu.

Kenapa saya jadi ngoceh tidak jelas yah? Saya pribadi juga tidak tahu. Yang jelas, saat ini, detik ini. Saya ingin menulis. Hanya itu.

Segala kepenatan hari ini, saya ingin ringankan ‘panas kepala’ ini dengan menulis. Apapun yang akan tertulis. Itulah yang Anda dapatkan. Heheh…

Sudah lama sepertinya sejak tulisan terakhir. Saya juga sudah tidak tahan untuk membuat tulisan baru. Tapi apa daya? Belum ada kesempatan untuk ‘bernafas’ hingga sore ini.

Menjelang akhir minggu, dengan segala pekerjaan tunda yang bisa diselesaikan, sebagian. Saya merasa lega berada dalam dunia tulisan ini. Merangkai segala hal yang terpikir oleh otak dan dijalankan oleh jemari ini menjadi sesuatu yang terekam dan dibaca oleh Anda.

Perasaan ini menyenangkan! Tahukah Anda mengenai perasaan senang seperti ini?

Seperti hujan turun yang membasahi Ibukota sejak tadi siang, membuat harihari panas yang kemarin terlupakan. Dingin sekali. Diluar dingin, dan didalam ruangan ini juga dingin. Namun, dalam hati ini tidak menjadi dingin.

Selalu hangat, karena cinta akan selalu menghangatkan :)

Bagikanlah cinta dan sayang yang Anda miliki, karena hanya dengan membaginya rasa itu akan berkembang dan semakin bertambah.

Cintailah pekerjaan, bagaimana pun Anda dibuat sibuk olehnya. Saya belajar dari pengalaman. Karena selama Anda masih mengeluh dengan segala hal mengenai pekerjaan Anda. Maka, Anda akan semakin dipusingkan dengan hal tersebut. Padahal bukan pekerjaan yang membuat hidup Anda menjadi semakin ‘penuh’ melainkan pikiran dan hati Anda.

Oleh sebab itu, tepislah segala hal yang cenderung membuat gundah.
Ganti dengan visualisasi yang ‘membangkitkan’ selera, apapun selera Anda *kedip*

Selamat menikmati cinta, dimana pun Anda berada saat ini, dan juga nanti.

CHEERS!
Perasaan ingin membunuh, begitu besar.
Dimanakah saya bisa mendapatkan pistol semi otomatis?

Parah yah? Perasaan ini begitu bergejolak dalam diri saya sekarang ini. Maaf, jika tulisan kali ini akan BERBEDA dengan segala hal yang harmonis dan manis. Ini adalah salah satu tulisan ‘hitam’ yang akan saya tuliskan. Sebuah curahan yang harus dikeluarkan agar jiwa ini menjadi lebih tenang.

Saya KESAL dengan segala hal yang terjadi belakangan ini. Semuanya tampak salah. Bahkan seharusnya tulisan ini tidak perlu dibuat. Tapi, saya sedang MURKA. Lebih baik semua orang TOLOL dan PENAKUT, hilang dari Bumi ini. Agar tidak terjadi lagi banyak kebodohan di dunia.

Saya tidak takut mati.

Sudah 2 peristiwa, jambret dan penodongan, saya hadapi. Hanya bermodalkan keberanian.

Peristiwa jambret terjadi di salah satu jalan cukup ramai di daerah Menteng, Jakarta. Sebuah kawasan elit, dekat sekolah pria Canisius. Entah mengapa, seperti layaknya seorang jago kung fu, yang dapat merasakan hawa takbersahabat dibelakang. Membuat saya menengok kebelakang, dan menjadi lebih waspada.

Tibatiba, orang tersebut menarik tas saya, kuat sekali.
Maka, terjadilah adegan tarik menarik ditengah jalan tersebut, seperti pemain tarik tambang.

Karena hal ini sudah saya antisipasi, maka pada saat dia menarik tas saya. Dia tidak mendapatkannya dengan mudah. Saya MELAWAN!

Beberapa orang bengong. Saya hanya mampu berteriak ‘ANJING LEPAS!’ dan kembali berteriak. Karena dia tidak berhasil menarik tas saya, tanpa membuat diri saya ikut tertarik. Dia melepaskan tarikannya dan hilang entah kemana.

Setelah itu baru terdengar orang berteriak, ‘RAMPOK, RAMPOK!’
Sudah telat, bukan?

Saya hanya berharap ada teman saya yang lewat, dan memberikan tumpangan. Tapi, tenyata saya hanya mampu berjalan. Setelah itu memerika uang yang hanya tinggal sepuluh ribu lebih sedikit. 'Akh, tapi mampu untuk membeli pulsa isi ulang' pikir saya. Saat itu, hanya itu yang terpikir. Berusaha untuk menghubungi siapa saja yang terdekat.

Setelah pulsa terisi dan saya duduk di pinggir jalan. Baru terasa. Seluruh tubuh saya bergetar hebat. Adrenalin yang terpendam kembali memacu. Sambil menelpon saya pun bergetar. Orangorang terdekat tidak ada yang bisa membantu atau menolong saya.

Saya sedih.

Dengan berat hati saya memberitahukan pasangan saya, apa yang terjadi. Dan memintanya untuk menelpon salah satu temannya yang saya tau bekerja dekat disitu. Tuhan baik sekali. Saat itu, dia adalah malaikat pelindung saya. Menemani dan memberikan uang untuk ongkos pulang. 

*Thanks, 'Ndu. Ntar beneran gw cariin cw deh, tapi beresin dulu tuh gigi loe :p* 

Sekarang setiap kali saya lewat dan melihat tempat itu, saya tersenyum.
Tau apa yang tertulis diatas tempat saya menunggu kawan saya tadi?

TOKO HARAPAN

Ya! Toko itu memberi saya harapan. Bahwa akan ada seseorang yang saya kenal dan baik hati menjemput dan menenangkan getaran kekesalan saya atas peristiwa yang baru saja saya alami.

Kemarin, sepulang lembur dari kantor. Saya kembali ditodong. Dekat wilayah rumah saya. Seperti biasa saya tidak takut menghadapi ancaman penodong tolol tersebut. Sopir Bajaj yang bodoh dan penakut juga membuat saya kesal setengah mati. Saya sudah teriakteriak menyuruh dia tetap terus berjalan pada saat motor mepet dan menghentikan Bajaj. Malah dia berhenti dan mematikan mesin, karena mengira si bodoh ini Polisi.

ASTAGA!!!

Saya kesal sekali! Kekesalan itu saya limpahkan pada si tukang Bajaj yang terus saya teriakkan suruh menyalakan mesin tapi tidak juga. Entah berkomplot atau tidak mereka. Tapi, saya tidak pernah mau berpikiran seperti itu.

“Sini tas-nya!” Sambil menggerakkan tangan memperlihatkan gagang pisau.

“Ihhh…ngapain? Pergi loe sana!”

“Bang, maju bang! Mau dongggg!!!”

“Mau ngelawan?” Katanya lagi sambil hendak mengeluarkan yang terselip.

Pintu Bajaj saya buka dan saya tendang ke arahnya! Sayang, sekali kurang tinggi pintunya. Jika tidak, akan tepat sekali mengenai biji peler yang pasti langsung pecah!

Tidak lama dia pergi dengan diamdiam. Dan tukang Bajaj tolol ini masih bengong juga, sampai harus diteriakin buat jalan.

TOLOL!!!!

Namun, semuanya adalah pelajaran. Jangan takut untuk menghadapi penodong. Dia pikir hanya perempuan Cinta mungil yang bisa menjadi sasaran empuk. Jangan salah, Pak. Cabe rawit juga kecil., tapi pedesnya bisa buat kuping berdengung jika salah gigit.
Peristiwa ini, membuat saya kembali bersyukur. Sekaligus PERCAYA malaikat pelindung saya luarbiasa. Dan Tuhan masih mau melindungi.

Terimakasih & puji Tuhan

Pada akhirnya saya memang bukan tipe yang JAHAT, seiring dengan selesainya tulisan ini. Keingingan membunuh pun hilang.

Menulis memang merupakan terapi yang sangat luarbiasa.
Semoga semakin banyak orang yang hatihati, bukan takut.
Semoga semakin banyak orang yang bisa menolong, bukan karena ikut campur,
Semoga dunia ini dapat kembali menjadi selaras…

Selama masih ada HARAPAN, hidup masih dapat terus berlanjut. Walau, semua orang sudah bilang TIDAK MUNGKIN. Selama masih ada setitik harapan, akan selalu ada MUKJIZAT terjadi!

YEAH!!!!

Sepi. Tapi, tidak senyap. Riuh. Namun, tidak ramai.

Itu adalah keadaan Ibu Kota tercinta ini. Jakarta yang menjadi kampung halaman saya. Saatsaat sepi seperti ini memang yang selalu saya tunggu. Setiap tahun, ia bernapas. Melakukan kontemplasi tersendiri. Jauh dari keramaian yang membuat polusi udara dan telinga juga mental. Jauh dari stress. Membuatnya sedikit lebih cerah. Setelah sekian ratus hari dipenuhi dengan berbagai keramaian.

Suasana Idul Fitri masih terasa di udara. Buat yang merayakan, saya pribadi mengucapkan SELAMAT! Semoga liburan memberikan suasana baru dalam alam pikiran dan mental kerja Anda. Berkumpul kembali dengan keluarga besar yang tidak setiap hari ditemui. Bercandaria dengan ponakan baru dan sepupu, serta uanguang baru yang masih rapi dalam selipan tangan. Duduk bersama menyantap ketupat dan opor ayam. Semoga semua itu memberikan kedamaian tersendiri dalam hati Anda.

Buat yang terkena imbas liburan panjang menjelang akhir tahun, semoga liburannya berkesan. Semoga banyak cinta dan kebahagiaan terbagi. Semoga segala keresahan hilang. Semoga kerinduan terpenuhi. Semua yang terbaik bagi Anda. Hingga pada saat Anda kembali bekerja, senyum dan vitalitas terpancar dari dalam diri. Penuh dengan energi dan kekuatan baru!

SEMANGAT!!

Hari ini, Jakarta kembali bergeliat. Tapi, belum. Belum sepenuhnya terbangun. Saya masih mau menikmati jalanan lengang dan sepi. Yang tidak senyap dan ramai. Saya masih menikmati jalanan yang tanpa riuhnya klakson dan motor yang berbondongbondong berebut untuk berada di garis depan. Biarkan saya menikmati Jakarta yang bergeliat ini beberapa hari lagi.

Lalu, bagaimana lebarannya?
Bagaimana liburannya?
Ada oleholeh untuk saya? :D

Semoga semuanya menyenangkan!
Selamat datang kembali ke Jakarta
Selamat bekerja…
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Search this blog

ABOUT AUTHOR

This is Meita’s website and you are in a right place to get to know a little bit more about her. She is a dreamer who likes doing digital marketing and been blogging since 2003. She also loves watching TV shows, and movies. Also, passionate about the world. Graduated from the University of Indonesia majoring in Cultural Tourism, taught her a lot about how great Indonesia – country where she is from – in cultural level. Still curious about her? Find out more here ;)

come find me

Visitors

FEATURED POST

THE WORLD NOWADAYS

Nowadays, we do live in the world where sincere thank yous are rare. Where sorries and apologies are extinct. Let alone, caring for the sa...

THE MOMENTS

  • ▼  2018 (11)
    • ▼  September (1)
      • THE WORLD NOWADAYS
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (2)
  • ►  2017 (13)
    • ►  November (1)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2016 (8)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Mei (1)
  • ►  2015 (5)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2014 (10)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2013 (8)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2012 (11)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (5)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2011 (10)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2010 (16)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (5)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2009 (12)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2008 (70)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (6)
    • ►  Juni (9)
    • ►  Mei (14)
    • ►  April (9)
    • ►  Maret (6)
    • ►  Februari (7)
    • ►  Januari (5)
  • ►  2007 (108)
    • ►  Desember (11)
    • ►  November (22)
    • ►  Oktober (12)
    • ►  September (11)
    • ►  Agustus (5)
    • ►  Juli (5)
    • ►  Juni (9)
    • ►  Mei (7)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (8)
    • ►  Februari (5)
    • ►  Januari (9)
  • ►  2006 (130)
    • ►  Desember (11)
    • ►  November (14)
    • ►  Oktober (14)
    • ►  September (12)
    • ►  Agustus (12)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (12)
    • ►  Mei (21)
    • ►  April (14)
    • ►  Maret (7)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2005 (102)
    • ►  Desember (6)
    • ►  November (8)
    • ►  Oktober (9)
    • ►  September (8)
    • ►  Agustus (12)
    • ►  Juli (10)
    • ►  Juni (12)
    • ►  Mei (20)
    • ►  April (16)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2004 (82)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (7)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (7)
    • ►  April (15)
    • ►  Maret (18)
    • ►  Februari (16)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2003 (22)
    • ►  Desember (14)
    • ►  November (7)
    • ►  Agustus (1)

FOLLOW ME @ MEITAWIN

ABOUT ME

Hanya seorang perempuan mungil yang masih terus berusaha meraih mimpi terbaik yang ditawarkan dunia. Lalu, berusaha juga untuk membangun dunia yang lebih baik dari sekarang. Entah bagaimana caranya, tetapi harus mulai dari memperbaiki diri sendiri. Menjadi manusia yang LEBIH baik hingga mempunyai rasa BANGGA terhadap diri sendiri, hingga perasaan tersebut lebur dan akan tetap tinggal tak lekang oleh waktu. Semoga [JEJAKKAKIKU] akan menjadi bagian terindah dalam kehidupan ini. Karena yang tertinggal hanya akan menghilang suatu saat nanti, namun jejak-jejak itu akan tetap membekas dibeberapa tempat yang pernah disinggahi. Meski tak terlihat dengan kasat mata.

POPULAR POSTS

  • LAMUNAN SENJA
    Sudah lama aku termenung di sisi jalan. Di kejauhan terdengar suara terompet kapal di pelabuhan dan decit burung-burung manyar. Kembali...
  • BOOK REVIEW
    Masih ada 2 buku yang tertunda, untuk dibaca. Saat ini saya masih belum mendapatkan versi buku aslinya. Hanya bisa mendapatkan dari buku ele...
  • THE KARTINI DAY
    BUNGA Aku mendapat bunga hari ini meski hari ini bukan hari istimewa dan bukan hari ulangtahunku. Semalam untuk pertama kalinya kami b...

Copyright © 2016 [JejakkakiKu]. Created by Meita Winarto