[JejakkakiKu]
  • Home
    • Submenu
  • About Mei
  • Business
  • Analog Mode
  • Say Hey!
Sebagai orang Jakarta, lahir dan besar di Ibukota negara ini. Saya benar-benar melihat kemajuan dalam dua tahun terakhir ini. Mulai dari pembangunan sampai perbaikan transportasi.

Terutama dalam transportasi jalan darat yang sudah dimulai sejak beberapa tahun kita mengenal namanya Busway atau TransJakarta. Perkembangan yang sangat berguna bagi semua pekerja yang memang kesehariannya menggunakan bis atau kereta. Dengan adanya sistem yang lebih memadai dan armada yang cukup banyak untuk mengakomodir pemakai jasanya, TransJakarta pun memakai hashtag #KiniLebihBaik.

TIKET GRATIS DAN RUANG KEMUDI
Saya sebagai salah satu yang sangat terbantu dengan segala kenyamanan yang diberikan, mulai dari AC dan juga petugas yang tetap menjaga didalam ketika bis sudah cukup penuh atau dengan adanya bis khusus perempuan serta pembagian gerbong khusus di bis dengan dua gerbong. Membuat kami sebagai penggunanya merasa diperhatikan.

SUASANA DUDUK YANG SANGAT NYAMAN
PINTU KELUAR DITENGAH

Selain berhenti disetiap halte yang disediakan, didalam bis pun terdapat bell yang dapat dipencet untuk memberitahukan sopir bahwa ada yang berhenti di halte berikutnya. Walaupun asisten supir pun selalu berteriak untuk memberitahukan pemberhentian yang akan dituju.

Setiap kali ada penumpang yang baru masuk, akan diberikan karcis GRATIS menandakan bahwa pelayanan ini memang tidak perlu membayar. Demikian juga dengan aturan naik dari pintu depan dan keluar dari pintu tengah. Sehingga orang yang keluar masuk tidak bertabrakan untuk masuk dan keluar selayaknya di armada yang lain.

Dengan jam operasional mulai dari pagi 05:00 - 22:00 WIB maka setidaknya para pekerja atau pengguna layanan tidak takut untuk tertinggal setelah pulang bekerja.





Saya pribadi sangat menikmati sekali perjalanan ini. Melihat berbagai kegiatan dan wajah manusia saat pagi dan jelang pulang kantor. Banyak sekali dari mereka yang menunduk pada layar ponsel.

Sedangkan saya lebih banyak menikmati Jakarta dengan kilau lampunya diluar jendela atau menikmati cahaya matahari pas di 'golden hour' bagi para pecinta fotografi ini adalah sebuah momen yang ditunggu sekali.

HALTE TERAKHIR - BUNDARAN SENAYAN
Dengan beberapa tagline yang sering dibaca dan dilihat di luar bis, maka saya kembali mengajak teman sekalian untuk AYO, NAIK BIS! Serius deh. Bis yang baru ini canggih dan beda banget dari yang sebelumnya. Tidak begitu berdesakan karena bis ini ada setiap 30 menit sekali. Jadi tidak begitu berdesakan seperti pemikiran kalian yang trauma naik bis.

Berani mencoba?













Don't limit yourself. Many people limit themselves to what they think they can do. You can go as far as your mind lets you. What you believe, remember, you can achieve.       
- Mary Kay Ash - 

Looking back, I can't believe it's been thirteen years. I just realize nothing good actually coming out from this blog. While some and more of my blogger friends evolved. Becoming a good writer and publishing some novels even book. They got a chance to go traveling for free because of their religiously writing on their blog.

While I just let it float and too busy with the reality of life.



August 2003, when I started my first writing in here, some kind of  'online request letter' from an online friend. I don't even know how he is doing right now, but hope all is great and awesome with him. Now, going back and looking all those writings, really make me feel old! haha...

All for the sake of learning how to write my heart out. Now, I will leave my thirties soon, how time flies when you try to have fun with life.

People learned from the past mistakes. Especially dealing with so many broken hearts, unhappy life and being rejected. I also learned the hard way of dealing with those, in private and professional way. Experiencing a different kind of jobs, meeting good, awesome and not-so-good bosses. Crying over difficulties in life, arguing with the parent, running away from life itself. I've done it all.

But, most of all, I do feel proud of myself, even though everything seems to fall apart. I still can keep my head upright, I can still be humble within, and just try not to get into trouble that much, other than being tipsy on some beer bottles *big-grin*

Now, life seems all good to me. So, I start to prepare myself and facing the life ahead with more positive attitude, more content and just BE HAPPY! I guess this is the key of all things. Traveling has given me more happy-go-lucky feeling, because I got a chance to do, what I love the most. Hopefully, this will get me to that happy place.

So, don't worry if you're in a confusing place right now. It's part of the recognition of your life. Someday, this will pass and you will remember how this feeling was, and just shrug it off.

From now on, just promise yourself to be happy, nothing will harm you of being in this state.


HAVE FUN WITH YOUR LIFE!






Dia mungkin tidak akan tau, dan mungkin juga tidak akan pernah tau. Apa yang ku tuliskan disini untuknya. Dia adalah sosok paling penting dalam hidupku. Sepanjang hidup semua orang pasti melakukan kesalahan, banyak juga melakukan tindakan terpaksa. Banyak juga menyakiti hati orang, begitu juga dengan dirinya. Namun, dibalik semua itu aku tau, kalau dia peduli, perhatian dan sangat sayang sekali padaku.

Dibalik bahasanya yang menyakitkan, dibalik keluguan pertanyaannya, kadang menyimpan makna tersendiri bagiku. Hanya saja, seringkali ketidaksabaran menghadapi dirinya, membuatku merasa jadi pribadi yang selalu salah. Padahal tidak pernah ada niat jahat atau apapun dari semua tindakan dan juga ucapan yang ku lontarkan. Memang sudah pada dasarnya aku jutek, tapi bukan berarti tidak perhatian. Aku mungkin juga mengucapkan kalimat keras dan kasar, tapi bukan berarti aku tak sayang. Hanya saja, penempatan situasi dan suasana saat kalimat yang terlontar menjadikan semua berbeda.
Seandainya saya tau, bahwa yang namanya berpisah dengan pujaan hati itu rasanya seperti ini. Mungkin sudah sejak lama saya memutuskannya. Tidak perlu banyak drama dan air mata. Tapi, memang kita tidak pernah tau apa yang seharusnya terjadi, jika memang ada campur tangan dari yang Maha. Semuanya sudah diatur sesuai dengan kehendakNya, hanya saja, saya berharap bahwa apapun itu rencanaNya dalam hidup saya, seharusnya saya bisa lebih belajar untuk bersyukur. Karena, saya YAKIN semuanya adalah baik adanya.

Sebelum akhirnya resmi berpisah, hampir selama 3 minggu penuh saya gelisah. Banyak pertanda yang diberikan lewat mimpi dan perasaan tidak enak. Dan semuanya mengacu pada hubungan yang akhirnya memang harus berakhir . Hanya saja saya sangat menyayangkan sikapnya yang tidak jantan dalam memutuskan hubungan kasih kami. Terlalu pengecut!  Padahal paling tidak disaat terakhir saya masih tetap berharap bahwa masih ada sedikit rasa yang tertinggal untuk kita bisa bicara secara dewasa.

Kamu adalah wujud kenyataan dari sebuah mimpi yang berubah menjadi angan,

Sosok mimpi yang berwujud kemudian hilang, hanya kenangan indah yang tertinggal dan terpatri begitu dalam. Dalam diriku dan benakmu. Kita pernah memiliki angan, kita pun memiliki mimpi yang sama. Entah siapa diantara kia yang akan mewujudkan angan dan mimpi tersebut menjadi peristiwa hidup.

Waktu berlalu tanpa terasa. Sewindu sudah berharap kenyataan segera datang, namun sepertinya waktu masih tetap akan bersandiwara untuk kita.

Entah kapan, tapi aku percaya 'suatu saat' itu akan hadir, seperti yang pernah kau ucapkan. Mimpi, angan dan janji akan terwujud menjadi kenyataan.

Tidak lagi hanya memandang tulisan pada layar monitor dan telepon genggam,

Tidak lagi hanya mendengar suara tanpa wujud,

Tidak lagi hanya mendengar tawamu, tapi dapat memandang kilau cahaya matamu.

Bertemu kembali adalah wujud kenyataan dari angan, mimpi dan janji hidup kita,

Semoga dalam kehidupan yang sebentar ini akan dapat terpenuhi.

Tetaplah menjadi bintang dilangit,

Agar cinta kita akan abadi,

Biarlah sinarmu tetap menyinari alam ini,

Agar menjadi saksi cinta kita, berdua

[Kasih tak Sampai - PADI]

Sebuah lagu yang mengingatkanku akan hangatnya genggaman tanganmu, hari itu.



= Dedicated to Ishmael=
Setelah sekian lama mencari kesempatan untuk menulis. Akhirnya sekarang saya mendapatkan kesempatan itu. Kangen sekali rasanya merangkaikan huruf satu per satu. Saya merasakan kebahagiaan tersendiri saat mempunyai kesempatan ini. Dan akan saya manfaatkan semaksimal mungkin!

Pekerjaan dan juga kehidupan sosial yang tidak bisa ditinggalkan begitu saja, akhirakhir ini membuat saya lelah. Ditinggal oleh mami pulang kampung juga menjadi salah satunya. Memang dari segi waktu, saya tidak perlu khawatir dia mengoceh karena saya pulang malam karena alasan pekerjaan. Tapi dengan tidak adanya dia dirumah juga menjadikan saya lebih bertanggung jawab dalam mengatur waktu untuk dirumah, pekerjaan dan kehidupan sosial.

Pada saat saya merasa bahwa saya sudah kelelahan, selalu saja ada semangat baru yang membuat saya tetap harus terus bergerak mengikuti kehidupan ini. Jika banyak yang bertanya apa yang membuat saya tetap terus bergerak, saya juga tidak tahu pasti. Namun, saya dapat mengira bahwa hal itu adalah sayang, cinta dan tanggung jawab terhadap diri sendiri.

Terdengar egoiskah?

Mungkin iya, mungkin juga tidak. Karena memang pada kenyataan semuanya harus berawal dari diri sendiri.

Saya pernah berjanji beberapa hari lalu, pada diri saya. Jika saya mendapatkan kesempatan menulis. Saya akan mencoba menuliskan kisah tentang seorang teman yang mengalami kehidupan cinta yang luarbiasa, setidaknya bagi saya yang mendengarkan ceritanya. Bahkan dari pengakuan yang dia ceritakan pun sebenarnya dia pribadi tidak begitu percaya dengan apa yang sedang dialaminya, hingga sekarang.

Saya mengenalnya dari sebuah forum internet, dan tidak pernah sama sekali bertemu. Setelah sebuah pesan pendek yang dibalas hampir setahun kemudian, maka kami pun bertukar alamat untuk bisa saling menyapa lewat jendela maya.

Tidak lama setelah itu, saya baru mengetahui kalau ternyata dia sudah kembali ke tanah air dalam waktu yang cukup lama. Karena sebab inilah dia menghilang dari peredaran. Kami akhirnya bertemu dalam sebuah acara yang saya beri nama reuni. Seru!

Setelah itu, kami sibuk dengan pekerjaan masingmasing yang memang menyita waktu, hingga beberapa hari kemarin. Kabar baik saya terima, bahwa dia sudah mendapatkan pasangan yang dia inginkan selama ini.

Akhirnya!

Sebuah pertemuan yang tidak disangka dan semuanya seperti sudah diatur oleh sang waktu. Dia pernah bercerita, bahwa kalau ingin mendapatkan pasangan sebisa mungkin rumahnya tidak jauh dari daerah kediamannya. Dan si perempuan ini pun, seperti diatur rumahnya hanya 15 menit dari kediamannya. Dan setelah pertemuan pertama, banyak sekali kebetulan yang terjadi, dan begitu pas.

Pada saat hendak pergi ke suatu tempat, dan si perempuan juga tanpa janjian sebelumnya, sedang dalam perjalanan ke tempat yang sama. Temanteman dari keduanya tanpa pernah saling tau, ternyata sama. Semuanya itu hanya berjalan dalam waktu beberapa minggu saja. Dan bagi si Pria pribadi, yang mengalami hal ini, rasanya masih seperti berada dalam mimpi karena semuanya terjadi dan berjalan terlalu cepat.

Namun dia kembali berkata, “Its like too good to be true story, 'cause its all happen so fast. But, I’m not young anymore, so why should I wait?”

Mungkin kalimat itu merangkum semua hal.

Saya hanya ingin menambahkan bahwa orang sering bilang kalimat ‘orang sabar disayang Tuhan’ inilah bukti nyata dari kalimat tersebut. Hal yang tidak pernah dipikirkan terjadi pada saatnya. Dan juga kebetulankebetulan yang ada dalam The Secret juga dapat terbukti dari hal ini. Yang namanya hukum tarik menarik, sadar atau tidak hal tersebut kita lakukan setiap hari.

Hanya seberapa sering kita ‘sadar’ bahwa kita sedang dan sudah menerapkannya?
Pernahkah Anda mencoba untuk menyadarinya?

Btw, di SOGO lagi ada SLEEPFEST loh, buat yang mau beli asesoris kamar. Ganti kasur baru atau beli bantal dan sprei baru, datang ke SOGO yah! :)


Selamat berakhir minggu!



Note:
Hey George, I’m happy to hear this news from you. I’m hoping getting the invitation soon enough :D
Banyak orang yang kadang tidak percaya, kalau saya naik bajaj dari rumah ke kantor. Dan memang ada sopir langganan yang menunggu. Saya punya 3 sopir bajaj langganan, dan 1 ojek.

Jarak tempuh Kemayoran – Manggarai

Sebagian besar berpikir, jauh juga jarak tempuhnya. Padahal kalau dijalani, tidak sejauh itu. Jarak tempuh naik bajaj dari rumah sampai kantor hanya 20 menit koq! Buat yang tidak tahu jalur cepat atau yang gampang, tidak akan secepat itu. Apalagi saya berangkat pada saat jam sibuk, jam 8 pagi.

Jalur tempuh dari rumah keluar di Gunung Sahari, yang dikenal dengan nama Industri, atau dekat hotel Sheraton Media. Dari situ lurus saja hingga perempatan Angkatan Laut. Ambil arah ke kanan ke arah Passer Baroe atau Gedung Kesenian Jakarta. Ikuti jalan lewat Kantor Pos Pusat hingga Mesjid Istiqlal belok ke kiri. Hatihati pada saat memotong jalur Trans Jakarta. Karena sering terjadi kecelakaan hanya karena pengendara kurang memperhatikan kaca spion.

Saya juga tidak tahu mengapa para pengendara motor kadang suka sekali tidak memakai kaca spion. Padahal bendabenda yang dibuat seharusnya punya fungsi masingmasing. Kalau tidak buat apa juga dibuat, ya toh? Sama halnya dengan tubuh kita ini. Kalau memang tidak ada fungsi sama sekali, maka buang saja.

Tapi, apakah ada yang mau memotong jari kelingking atau membuang cuping telinga? Tentu tidak ada yang mau, karena walau tidak tahu apa fungsi dari bagian tubuh tersebut, tetap saja tidak dibuang. Ya kan?

Oleh sebab itu, cobalah sekalisekali, untuk mematuhi peraturan yang memang sudah dibuat. Jika memang harus ada kaca spion, pakailah. Gunakan untuk hal yang seharusnya. Berhatihati dengan kendaraan yang akan melaju dari belakang.

Setelah melewati jalur mesjid, maka akan terus terbawa menuju hotel Borobudur, tapi ambil arah yang belokan ke kanan. Sampai terlihat Gereja Immanuel di sebelah kiri jalan. Ambil arah itu, langsung lurus terus. Melewati Stasiun Gambir di sebelah kanan, juga gedung PLN di sebelah kiri. Hingga terlihat Patung Tani. Tapi, sebelum patung ada lampu merah. Melewati lampu merah ini, langsung ambil jalur sebelah kanan. Karena akan belok ke kanan. Lagilagi, harus waspada terhadap jalur Trans Jakarta yang ada disebelah kanan. Karena jarang terdapat petugas yang menjaga, seperti di beberapa tempat yang memang ada penjaganya. Satu atau dua polisi memang terlihat, tapi hanya akan berdiri melihat kendaraan lewat.

Lanjutkan perjalanan menuju Menteng. Jika sudah melihat Gedung Joang di sebelah kiri, pelankan laju kendaraan. Siapsiap ambil arah ke kanan, karena di depan kita akan belok ke kanan. Menuju Jl. Cut Meuthia dan belok kiri menuju arah taman Suropati.

Jalur di daerah Menteng ini enak untuk dilalui. Karena jarang sekali macet dan jalurnya satu arah. Jadi jalan menuju kantor itu selalu tidak pernah terhambat jika sudah masuk wilayah Menteng. Tinggal jalan lurus terus dari Jl. Teuku Umar. Tembus sudah di rel kereta, yang membagi wilayah Pusat dan Selatan.

Jika ingin menuju Kuningan, belok ke kanan atau lurus lewat jalan Halimun. Tapi, saya harus mengambil arah kiri, menuju Manggarai. Tidak jauh dari belok ke kiri akan ada putaran balik arah.

Nah, lagilagi peringatan. Di putaran balik arah ini, sudah memakan korban cukup banyak. Karena adanya pagar pembatas untuk busway, membuat Trans Jakarta yang kadang ngebut tidak bisa melihat kendaraan yang akan memutar balik. Sedangkan kendaraan yang memutar balik kadang suka tidak hatihati. Karangan bunga pernah di taruh di putaran ini, sehingga mengingatkan orangorang agar berhatihati.

Saya masih teringat dengan tulisan di beberapa lampu merah di Jogja. Bahwa ada tulisan yang menyarankan pengendara untuk mematikan mesin saat di lampu merah. Di beberapa tempat di Jakarta pun ada lampu merah yang memakai angka penghitung mundur di samping lampu tersebut. Jadi kan bisa ketauan kapan harus menyalakan kembali kendaraan. Selain mengurangi asap knalpot yang akan mengurangi ozone, dapat juga mengirit bensin, katanya loh!
biggrin

Dan perjalanan kita sudah hampir sampai, karena tidak jauh dari putaran balik akan terlihat gedung kaca abuabu dengan banyak mobil terparkir. Disitulah kantor saya!

Saya sudah sampai, terimakasih sudah menemani selama perjalanan yah!
Selamat bekerja semuanya!


Hope you all have a wonderful day at work!




PS: Tapi, jalur ini hanya berlaku bagi mereka yang berkendara dari Utara ke Selatan yah!
biggrin
Pada saat saya mulai menuliskan saya sudah tau, bahwa entah dibagian mana dari tulisan nanti, akan membuat saya terharu.

Terharu akan segala kebaikan dan kemanjaan yang tercurah dari temanteman baru yang LUARBIASA. Saya tidak dapat mengungkapkan dengan katakata lagi, selain beribu terimakasih. Memang sudah disampaikan secara langsung, tapi tetap saja. Tidak cukup.

Oleh sebab itu, ini adalah ungkapan terimakasih dari saya.

Perjalanan ke Jogja yang tidak pernah terjadi, jika tidak ada keinginan bertemu dan menemani temanteman yang sedang belajar fotografi. Saya berterimakasih karena kaskus mempunyai komunitas fotografi yang cukup solid. Dari sana, semua cerita berawal.

Bertemu dengan temanteman yang sesungguhnya. Temanteman yang memang MENGERTI arti kata TEMAN dalam hati dan diaplikasikan dengan begitu luarbiasa. Saya sungguh beruntung bisa mengenal kalian satu per satu, dan membuat hati saya bergetar dengan hangat, ditengah hawa Jogja yang dingin.

Teddie,
Seorang kawan lama yang baru kali ini bisa bertemu dan bertatap muka. Perjalanan pertemuan ini panjang yah? Perlu waktu tahunan untuk kita dapat bertemu, akhirnya. Terimakasih atas suguhan coklat, latte dan teh yang luarbiasa nikmat *karena gratis! :D* dari Kedai Kopi-mu. Tidak pernah disangka yah? Sebuah ide gila bisa menjadi kenyataan. Memberikan bukti pada mereka yang tengah bermimpi untuk bisa mewujudkan apa yang ada dalam benak mereka, saat ini.

'Never been better!'
Itu adalah ungkapanmu, yang menjadi favorit, saat saya tanyakan lagi bagaimana hidupmu saat ini. Senang sekali saya mendengarnya.

Mungkin buat temanteman lain yang mempunyai masalah dengan komputer, suatu saat juga memerlukan jasa pelayanan dari bakoel komputer? Silakan coba di hubungi :)

What a wonderful gentleman you've become, Ted, after all those naughty things you've done in the past! Heheheh... Still, you can fulfill your dream wonderfully. That's the best moment in life that one can give to others and make it as an example. Hope the new young friends that I introduce to you can learn something valuable from your experiences :) Thanks for being such a wonderful host for me! You're awesome!

Inung,
Seorang mantan pembalap yang menjadi seorang bisnisman. Mengurus sebuah hotel dengan nama Galuh Anindita. Jika memang sedang ke Jogja, ingin mencari hotel yang murah, meriah, dan nyaman. Maka silakan datang ke hotel ini.

Mas Inung, terimakasih buat semua kebaikan dan juga cerita yang seru dan luarbiasa. Terutama segala cerita mengenai pengalaman dalam menyetir mobil. Banyak hal yang dapat saya tangkap didalamnya. Walau terus terang, saya pribadi masih belum bisa nyetir, tapi mendengarkan cerita dari Mas. Benarbenar seru.

Paling seru adalah saat banyaknya 'kripik pedas' yang dilontarkan pada saudara Adit. *Lirik kiri kanan, ada orangnya gak yah? :D* Terimakasih, atas keterbukaan dan kekeluargaan yang dirasakan oleh saya selama berada di Jogja, tidak ingin pulang rasanya. Semoga kekurangan saya dalam menghadapi kalian untuk pertama kali, bisa dimaafkan dan dimaklumi. Kadang orang Jakarta memang suka sembarangan bicara dan bersikap :)

Aryo,
Saya hanya tau mas yang satu ini, cukup gila. Kesan pertama begitu biasa, setelahnya...ohhh ampun mass...luarbiasa konyol! :D

Menyetir ke Candi Boko dengan kecepatan yang membuat kami berdansa dibelakang mobil. Terimakasih buat traktiran dan pengalaman foto yang tak tergantikan. Buat jamur asem manis dari Amboja Cafe yang aahh...menghabiskan liur. Terimakasih buat jalanjalan ke Pantai Sundak, Wonosari bersama dengan gadis asal yang cantik. Terimakasih atas pinjaman sarungnya sewaktu hunting foto matahari terbit di kaki gunung Merapi, Kali Adem. Astaga....dingin minta ampun!!


Adityo,
Ahhh...gak tau mau komentarin apa. Selain mendapatkan seorang teman dan juga adik yang bisa dijadikan tempat curhat dan bermanja juga bahan ledekan baru. You're the best male-escort! Hehehe...Dibalik segala kekonyolan yang tertuang, kamu adalah seorang anak yang berbakti, sensitif dan baik hati. Tetap seperti ini sampai kapan pun juga yah! Just like a candle,
your character can lights everyone's life.

*awas kepalanya gak muat masuk mobil :p*

Alvin,
Fotografer profesional nih! Kalau ada yang mau foto pre-wedding, silakan langsung menghubunginya. Beberapa hasil koleksi fotonya bisa dilihat disini.

Vin, jangan terlalu sensi jika dikritik orang, selama kritik itu membangun, dan bisa membuatmu menjadi seseorang yang lebih maju lagi. Jangan semua omongan orang kau telan mentahmentah. Tidak baik juga bagi kesehatan hatimu, nantinya.

Semoga suatu saat nanti kalian semua bisa berkumpul di Jakarta, dan bisa hunting bersama kembali.

Terimakasih atas segalanya!
Merindukan kalian semua, selalu...

*fotofoto yang dijanjikan menyusul, karena masih terpisahpisah*

[25 Juli 2008]
Kembali soal perempuan. Kali ini saya hanya ingin memberikan informasi tanpa menggurui sama sekali. Setiap bulan, perempuan mengalami menstruasi. Sebelum menstruasi itu sendiri terjadi, ada masa yang disebut ‘gejala pramenstruasi’ atau bahasa kerennya PREMENSTRUAL SYNDROME [PMS].

Beberapa pria yang sudah menikah atau masih lajang, termasuk teman-teman saya, masih suka salah sangka memakai istilah ini. Istilah PMS memang tidak begitu populer 10 tahun lalu. Sekarang, istilah ini lebih sering dipakai. Hingga banyak orang yang sudah tersosialisasi dengannya. Dari segi pengertian itu sendiri, gak perempuan atau pria masih suka salah kaprah. Dalam bahasa Inggris jelas tertulis kata PRE yang berarti menuju atau menjelang, sama halnya jika dalam bahasa Indonesia ada istilah PRA. Jadi PMS itu berarti seperti yang sudah saya sebutkan tadi. GEJALA PRA MENSTRUASI.

Banyak orang setiap kali saya menyebutkan kata PMS yang ada dalam benak mereka adalah MENSTRUASI itu sendiri. Padahal belum juga mulai. Masa PMS saya itu 2 minggu, lebih atau kurang, dari tanggal yang seharusnya, bisa maju atau mundur.

Jika membaca link yang saya berikan diatas, banyak sekali ragam PMS, terdapat LEBIH dari 150 gejala. Jadi, jangan salahkan kami –perempuan- jika kalian –pria- berulah pada masa kami sedang mengalami PMS. Ada yang kena oceh. Ada yang tiba-tiba nangis sampai ada yang ngidam. Semua tanda itu adalah normal. Bahkan bisa dibilang, tanda yang dialami MIRIP dengan orang yang sedang hamil. Jangan salahkan gejala juga jika tiba-tiba hamil tanpa diperiksakan ke dokter.
biggrin

Perempuan Indonesia, menurut saya, masih banyak yang TIDAK PEDULI dengan hal ini. Kebanyakan dari mereka MERASA tidak perlu memeriksakan diri ke dokter, pada saat menstruasinya tidak lancar. Malah lebih bersyukur pada saat tidak datang bulan secara rutin. Hal ini terjadi pada salah satu teman saya pada masa kuliah dulu. Ia terbiasa sakit-sakitan dan telat menstruasi. Ia juga tidak mau BERUSAHA memeriksakan dirinya. Hingga pada suatu masa, sudah hampir memasuki bulan ke 4, ia tidak juga datang bulan. Lalu, ia mulai merasa tidak nyaman dengan keadaan dirinya. Saat ia periksakan diri, ternyata sudah hamil 3 bulan.

Terakhir saya marah-marah soal ini, adalah pada SPG saya yang masih berumur 20 tahun. Ia mengalami hal yang sama dengan teman saya itu, menstruasi tidak teratur. Sudah saya takut-takuti juga, dia tidak juga bergeming memeriksakan dirinya. Hingga pada bulan lalu, saya melihat bon pengobatannya ada pemeriksaan USG. Saya langsung bertanya apa hasil USG tersebut? Dia bilang pada saya, bahwa dokter memberitahukan kalau dia kekurangan indung telur. Kalau tidak segera mendapat pemeriksaan sejak dini, maka pada usia 30 tahun, dia sudah kehabisan semua indung telur. Dokter juga berkata, semoga kamu tidak memiliki rencana untuk menikah dalam waktu dekat, karena tidak akan dapat menghasilkan anak.

Terenyuh sekali saya mendengarnya.

Saya juga pernah memiliki kista, adalah sebuah tumor dalam dinding r
ahim. Bisa ganas dan bisa juga tidak. Saya masih bersyukur langsung memeriksakan diri ke internis, dan bisa langsung di berantas hingga tuntas. Terakhir kali medical check-up, tidak adalagi hal yang mengkhawatirkan. Tinggal satu misi saya terakhir adalah melakukan pap smear. Memeriksakan cairan vagina untuk mengetahui apakah dinding rahim/mulut rahim sehat atau tidak.

Ini sangat saya sarankan bagi kalian –perempuan- yang sudah melakukan aktifitas sex dan sudah memasuki umur 30 tahun, periksakanlah rahim Anda. Lakukan, bukan untuk Anda pribadi, tapi bagi semua orang yang mencintai dan menyayangi Anda.

Dalam silsilah keluarga besar saya, sudah ada 3 orang tante, bisa saya sebut begitu, yang sudah diangkat rahimnya, karena kanker.

Salah satu hal yang dianggap remeh, bisa menjadi tidak remeh jika tidak segera ditangani. Saya harap teman-teman perempuan dan pria saya yang sedang membaca ini, dapat memberikan dukungan bagi para pasangan dan teman yang mengalami telat menstruasi agar dapat memeriksakan diri secepatnya.

Sedangkan untuk pria, ingatlah jika seseorang menyebutkan dia sedang PMS bukan berarti dia sedang mens, justru BELUM. JAUH lebih ‘berbahaya’ menghadapai mereka pada saat sebelum, dibandingkan sesudah.
biggrin

Pelajari saja beberapa tandanya, atau tanyakan langsung pada mereka yang kalian hadapi, maka lambat laun, pria, juga bisa belajar menghadapi perempuan saat gejala pramenstruasi itu datang.

Indonesian women, please, learn to LOVE yourself!

Kangen atau rindu. Hanya dua kalimat itu dalam Bahasa Indonesia populer yang biasa dipakai oleh orang banyak. Dalam Bahasa Inggris diterjemahkan menjadi miss · [verb] feel or suffer from the lack of; "He misses his mother" sebuah rasa atau kehilangan yang sangat. Itu adalah yang diterjemahannya. Kehilangan. Hilang. Saya kehilanganmu. Itu adalah arti dari kalimat I miss you, pada Bahasa Inggris.

Dalam Bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi; aku merindukanmu, atau aku kangen kamu. Hanya itu. Entah mengapa terasa lebih dramatis diterjemahkan dalam bahasa Inggris yah? Karena rasa kangen adalah ungkapan rasa kehilangan yang dialami seseorang terhadap seseorang atau sesuatu.

Jika diminta untuk menelaah saya tidak bisa. Karena saya tidak pernah mendalami bahasa seperti Mas yang satu ini. Dia memang mengecap bangku kuliah dalam hal bahasa. Terlihat sekali dalam rangkaian tulisan dia bukan? Dia mampu membuat setiap kata menari dengan begitu indah di hadapan para pembacanya.

Terus terang saya salut. Pemilihan kata dan kalimat yang tertata dan teratur dengan rapi, membuat pembaca tidak lelah menelusuri setiap aksara yang tercipta. Saya merindukan tulisannya.

Memiliki rasa kangen itu benarbenar seru yah? Sebuah rasa yang hanya dapat diceritakan pada orang yang pernah mengalaminya. Tidak dapat dikatakan. Hanya dapat dirasakan dan diungkapkan pada waktu yang pas secara langsung.

Rasa yang aneh. Mungkin, itu reaksi mereka yang tidak pernah merasakan perasaan ini. Rindu. Kangen. Terhadap seseorang atau beberapa orang. Terhadap benda atau suatu hal. Ternyata memang rasa yang aneh. Bukan rasa yang dapat terkecap lidah. Tapi rasa yang membuat hati berdenyut dan bergetar.

Pernahkah kau merasakannya, teman?
Luarbiasa, bukan?

Ungkapkanlah rasa dalam hatimu. Jangan pernah kau tahan dan pendam. Karena tidak baik baik kesehatan jantung, pusat kehidupanmu. Pelan tapi pasti katakanlah dengan gayamu. Dengan sikapmu dan dengan ciri khasmu sendiri. Jangan minta bantuan orang lain untuk mengungkapkannya. Ajarkan dan latih dirimu sendiri.

Jika memang bunga dan para penyair dalam surga dapat membantu. Mintalah bantuan mereka. Saya percaya dengan senang hati mereka akan membantumu. Ungkapan rindu yang tak tertahankan dapat menjadi penyakit. Entah apapun penyakit malarindu itu, tapi susah sekali disembuhkan dengan berbagai macam bantuan campuran kimia yang beredar di pasar bebas.

Mungkin, siapapun atau apapun itu, dapat menghargai usahamu. Jika minta bantuan bunga berarti memberitahukan padanya bahwa bagian dari dunia ini juga punya rasa rindu pada dirinya. Apalagi kau? Ya toh?

Jika akhirnya kau putuskan untuk meminta bantuan para pujangga dari surga, berarti tidak ada lagi batasan dalam dirimu untuk berusaha. Hingga rela mengganggu mereka dari dalam kubur demi dirinya. *waduh!*

Luarbiasa memang!

Tapi apa yang dapat saya lakukan pada saat saya merindu?

Saya hanya mampu bercinta dengan aksara. Berharap dia yang saya rindukan mengerti apa yang saya rasakan. Tidak. Tidak dapat diungkapkan secara langsung. Karena ini adalah rasa terlarang. Hanya mampu terangkai disini. Jangan ceritakan pada dunia lain. Hal ini hanya dapat terungkapkan disini.

Rindu terlarang redface

Itu adalah rasa paling luarbiasa yang pernah dirasakan oleh siapapun. Tak tertahan dan tak terucapkan. Hanya mampu memandang dan tersenyum. Terlampiaskan melalui untaian doa dan tarikan napas panjang.

Jika kau mengira ini adalah tentang dirimu. Ini memang tentangmu. Iya. Kamu!

[Selasa, 24 Juni 2008]

Sudah sejak lama aku pindah di gedung baru ini, tidak dapat lagi menikmati perempuan senja yang selalu menjadi pelega rasa jenuh harian menjelang sore. Entah dimana dia sekarang. Masihkah dia termangu di boulevard itu setiap senja? Sudah hampir 2 bulan, sejak terakhir kulihat senyum manisnya.

Terus terang aku merindukan sosoknya. Kepulan asap rokok yang dihisapnya, membuatku pernah berharap bisa menjadi rokok-rokok itu. Aku ingin dihisapnya. Hingga lepas jiwa ini dari raga pun aku rela. Entah sejak kapan, rasa ini begitu membuncah. Namun, seiring berjalannya waktu, dan kesibukan yang menjerat. Aku terlupa. Pada sosoknya, pada senyumnya dan juga pada rasa yang ada dalam hatiku.

Pada senja kali ini, aku kembali teringat akan rasa waktu itu. Ada apakah gerangan? Bahagiakah dirimu, perempuan? Terus terang detik ini aku merindukan tawa manismu. Pernahkah kamu merasakan rasa rindu yang tak terperikan? Aku hanyalah Pria Angin yang hanya bisa berlalu dihadapanmu. Maaf, jika saat itu aku pernah memberikan asa pada sosokmu. Walau hanya sesaat, aku pun ingin sekali merengkuhmu dan tidak kulepaskan lagi. Even only for one night with you. I’m sure its going to be an unforgettable moment.

Sekarang di tempat ini, sepi. Tidak ada lagi pemandangan seperti waktu lalu. Dinding kaca tempatku melamunkan dirimu dan menatapmu dikejauhan sudah digantikan dengan tembok dinding yang dingin. Sedingin angin buatan yang tertiup mesin pendingin. Tapi, tahukah kau? Sedingin apapun hawa yang tercipta, tak mampu kalahkan dingin malam alami yang tercipta, setelah sore itu kita bertemu. Malam itu kota ini diguyur hujan dengan lebat. Guntur meraung dan kilat berteriak bergema di seluruh jagat raya.

Ternyata hujan itu adalah pertanda. Karena esok hari aku mendengar kabar bahwa kantor ini akan dipindahkan ke gedung yang baru. Maaf, perempuan senja. Jika masih ada sumur di ladang tandus, maka kita PASTI akan bertemu kembali. Jangan lupakan aku, karena hingga saat ini sosokmu tetap terpatri dalam memoriku. Hangat genggaman tanganmu, senyum manis yang tersungging.

Ahhh! Aku merindukanmu. Sial!

Malam ini, hujan kembali mengguyur. Membuatku melamun akan dirimu. Teringat kembali akan sore pertemuan kita. Kepulan asap rokok tidak mampu mengusir ingatan akanmu. Tidak untuk malam ini, sepertinya. Bayanganmu hadir begitu lekat dalam benakku. Sepertinya aku kembali meretas dalam dingin malam. Hanya bayanganmu dan ingatan akan suara tawamu, menggema dan menusuk hingga sanubari terdalam. Rasa itu lebih dasyat dibandingkan udara dingin yang terbawa angin malam.

‘Maaf, Pak. Sudah mau saya kunci’ seorang juru kunci datang mengganggu lamunanku.

‘Oh, silakan duluan, Pak. Saya punya kunci. Masih ada yang harus saya kerjakan’ ujarku padanya.

‘Baiklah. Selamat malam, Pak!’

‘Malam’ balasku

Kembali kutatap meja kerjaku dan layar monitor dihadapanku. Tiba-tiba keinginan untuk tetap dikantor ini lenyap. Hilang bersama berlalunya sang juru kunci tadi. Ingin rasanya memanggilnya kembali. tapi, sudahlah. Sepertinya dia lebih butuh pulang untuk istirahat ditengah hujan badai ini, dibandingkan diriku yang tiba-tiba lelah karena hadirnya ingatan akan seorang perempuan di suatu senja yang indah.

***

Jangan berhenti mencintaiku,
Meski mentari berhenti bersinar,
Jangan berubah sedikit pun,

Di dalam cintamu, kutemukan bahagia..

- Jangan Berhenti Mencintaiku - Titi Dj -


Wahai Pria, maukah kau mendengarkan ceritaku? Cerita yang tidak masuk akal, mungkin. Tapi kau mau kan mendengarkanku? Dia tersenyum mendengarkan permintaan anehku.

Taukah kau, Pria? Bahwa ada batu yang bisa menangis? Iya. Batu menangis. Aku juga tak tau tadinya, ada batu yang bisa menangis. Tapi tadi malam aku membaca buku itu, dan dari sanalah aku tau cerita ini. Jangan tertawa dulu. Dengarkan saja aku.

Sudah sejak lama ia termangu di sebuah pulau terpencil. Yang hanya ditinggali oleh seorang Permaisuri dan putrinya. Seorang Permaisuri cantik yang membuat bintang dan bulan tersenyum dibalik awan. Ia menjadi saksi bisu keceriaan dan kesedihan mereka. Seorang Permaisuri dan putri yang terbuang dari negaranya sendiri, dan terpisah dari cinta. Cinta yang menggelora dan penuh dengan getar rindu yang meraung.

Hingga batu pun menangis…

Kadang kala ia hanya mampu melihat Permaisuri duduk termenung di tepi tebing itu. Sambil memandang debur ombak dikejauhan. Matanya penuh dengan binar rindu dan harapan. Kadang dipejamkan matanya dan seperti sedang memohon sesuatu. Lalu, dia berbisik hanya pada angin yang bertiup kencang dari bawah tebing, membumbung ke angkasa.

Tersampaikankah permohonannya?

PRIA! Mengapa kau memejamkan matamu? Ceritaku membosankan kah? Kembali dia tersenyum. Tidak, sayang. Aku hanya mencoba meresapi ceritamu. Bah! Aku tau jika dia bosan mendengarkan ceritaku. Tapi, tak mengapa. Toh, dia masih tetap disini, mendengarkan celotehku! Selalu.

Permaisuri itu sudah menunggu hampir seribu tahun atau sepuluh ribu tahun, katanya. Wah, aku tak menyangka ada yang bisa hidup selama itu. Tapi, ternyata itu hanya bahasa kiasan yang dipakainya. Dia sedang menunggu Raja, menjemputnya. Entah kapan, tapi dia percaya, bahwa Raja akan menjemputnya.

Hingga pada suatu malam, saat bintang tak berkelip. Namun, bulan menampakkan diri dengan gagahnya. Seperti ingin menyampaikan suatu pesan. Angin menderu dengan tegas, namun terasa lembut menghembus.

RAJA TELAH DATANG!

Sang Putri kebingungan, melihat Permaisuri menundukkan wajah dengan hormat. Sosok dihadapannya sungguh tampan dan besar. Tapi mengapa wajahnya sedih? Mengapa Permaisuri meneteskan airmata?

“Permaisuri…ku..”

Akhirnya bisa kusebutkan dengan bibirku, dan kurasakan kembali harum wewangian cinta darinya. Raja memeluknya erat.

“Permaisuriku…”

Lalu, Raja melihat Tuan Putri. Memeluknya erat…

“Putri..ku”

Akhirnya…

Setelah seribu tahun dan sepuluh ribu tahun menanti. Hari ini datang juga, disaksikan oleh bulan yang tersenyum gagah, dan gemintang yang tibatiba bersorak ramai, memenuhi angkasa raya.

Batu pun kembali menangis. Kali ini penuh kebahagiaan, mendengarkan cerita yang dibawa oleh angin bertiup dari pesisir pantai ke tempatnya.

...Selesai...

Aku selalu senang cerita dengan akhir penuh kebahagiaan.

Pria sudah terlelap disampingku, napasnya sudah begitu teratur. Ahh…belaian sayang pada rambut halusnya, dan kecupan ringan pada bibirnya. Membuatku ingin masuk dalam pelukan hangatnya. Selimut yang tak teratur akan menutupi kami, lagi. Menikmati malam hangat dan dingin. Kudekati kehangatan itu, dan otomatis tangannya memelukku masuk kedalam dunia mimpinya.

Selamat bermimpi, semuanya…

=====

Have a wonderful weekend, darlings!

Telepon yang tidak biasa, dan juga sikap yang tidak biasa. Aneh sekali teman saya ini. Tapi, sebagai seorang teman, saya hanya bisa ada untuk dirinya. Bahu untuk menangis dan kuping untuk mendengar, sudah cukup bagi dia yang tidak biasa untuk bicara blakblakan tentang hidup pribadinya.

Oleh sebab itu, sekarang adalah sejarah yang tak dapat saya lewatkan.

‘Lu kenapa emangnya? Telepon koq aneh gitu sih?’

Dia hanya duduk diam dihadapan saya, terasa sekali kegelisahan dari bahasa tubuhnya. Tempat duduk yang seperti ada bara api menyulut bokongnya, sehingga merasa panas sehingga tidak bisa duduk diam dengan santai.

Kopi dihadapannya masih mengepul, tak tersentuh.

Saya pandangi lagi wajah gelisahnya, tidak berani sekali pun dia menatap saya. Kali ini, saya tau bahwa apapun yang akan dia bicarakan, serius. Entah masalah atau memang berita.

‘Hmm…susah. Gue gak tau mulai dari mana Mei’

‘Mulai dari awal atau dari pertama?’ Saya menimpali dengan canda.

Dia hanya memberikan wajah anehnya, sehingga membuat saya tertawa.

‘Gila yah! Gue gak pernah liat lu kayak gini. Gue jadi bingung sendiri sekarang, mo mulai mancing ngobrol dari mana. Emang soal apa sih? Pacar lu selingkuh? Brantem? Mau pinjem uang? Apa dong?’

Semua dugaan saya ditepisnya dengan gelengan. Saya kembali menarik napas panjang.

‘Terus kalau bukan itu semua apa dong? Dilamar? Mau nikah tahun ini? Dapet undian? Lu selingkuh?’

Saya mulai memberikan pilihan aneh sambil bercanda kembali, tapi pada kalimat terakhir dia bereaksi. Lalu, saya mulai membelalakkan mata, tak percaya.

‘OOOO…jangan bilang! Aarggh…gila lu? Serius?

Dia tak mampu berkata apapun, jika dugaan saya benar. Dia memang sedang selingkuh. Kami sudah jarang bertemu dan saling cerita. Dulu, selalu ada saat genting atau pertemuan yang diatur untuk sekedar menceritakan kesibukan masingmasing. Pertemuan kali ini, sepertinya dia memilih saya untuk bisa dipercaya.

Saya bukan orang yang bisa menahan emosi, mengenai cerita tentang perasaan seperti ini. Terutama ketika orang yang saya pedulikan melakukan sesuatu yang –memang- menurut –sebagian- besar orang- salah. Tapi, saya tidak dalam posisi menghakimi tindakannya. Saya memang selalu dalam posisi teman yang selalu merasa bahagia jika temannya juga bahagia. Temanteman lain, pernah bilang bahwa sikap saya ini tidak bagus, karena terkesan memberi dukungan pada tindakan yang sedang dilakukannya – entah sapa pun itu –

Itu memang sudah sifat saya, tidak bisa diubah hanya dengan pendapat kebanyakan orang. Apapun yang dilakukan oleh seorang teman baik, pasti ada maksudnya. Jika harus terjadi agar bisa menguatkan hubungan mereka ke tingkat yang lebih tinggi, maka saya akan sangat bersyukur. Namun, jika harus selesai pada taraf ini, maka memang hanya sampai segitulah.

Saya selalu percaya apapun yang terjadi, jangan pernah disesali. Yang sudah terjadi, tidak dapat diubah lagi. Bagaimana pun caranya meminta maaf dengan sembah sujud dan linangan airmata. Tidak akan mengubah yang sudah terjadi. Hanya saja, maafkanlah diri sendiri. Bukan dengan cara meminta maaf dengan orang yang sudah dikhianati, tapi berkacalah dan berpikir, apakah pantas orang yang kau bilang, kau cintai tapi kau khianati dengan mencoba cinta lain yang hanya datang untuk sementara?

Tapi, sementara atau bukan, saya juga tak pernah tahu. Semoga saja dia bisa memilih mana yang terbaik.

Berbahagialah dengan pilihanmu, apapun keputusan yang kau ambil, itulah terbaik yang sudah kau pilih. Jadi jangan ragu lagi. Selama hati tidak pernah berontak dan selama kau berbahagia, jalanilah. Apapun itu. Saya akan selalu ada untuk mendengarkan kisahmu selanjutnya.

Terimakasih atas curahan hati yang tidak biasa kau ceritakan, dan terimakasih sudah mempercayai saya sebagai pendengar setiamu. Saya percaya yang terbaik akan hadir dalam hidupmu.

Percaya yah? :)

Perlahan dari café, sebelah terdengar lagu dari Tangga, sepertinya pas sekali dengan topik sore ini,

Ku tak bisa terima…
Bila terus tak setia…
Menghianati dia…
Menduakan cinta…

Ternyata hatiku benar
Cintamu hanyalah sekedar tuk sementara
Akhirnya kita harus memilih satu yang pasti
Mana mungkin terus jalani cinta begini..*




Lirik Tangga - Cinta Begini

Gambar diambil dari sini

The music is all around us, all you have to do just, LISTEN
August Rush

Sebuah film dimana ada anakanak, cinta dan music atau tarian, buat saya itu sangat menghibur sekali. Seperti salah satu film yang dengan judul AUGUST RUSH. Dari sejak melihat sinopsisnya di web online, saya langsung tertarik ingin menontonnya. Cuma karena kesibukan dan waktu yang selalu tidak tepat, jadinya hingga sekarang tidak dapat menontonnya juga di layar lebar.

Sampai akhirnya kemarin melihat seorang teman bilang kalau versi DVD-nya sudah bagus. Sudah lama juga rasanya tidak mencari lagi kepingan film itu, karena masalah klasik. Ada yang tau? :p Kemarin salah satu keping yang terbeli adalah film ini, sehingga begitu sampai tidak sabar untuk saya coba liat.

Dari segi musik dan ceritanya benarbenar mengharukan, penuh cinta, dan mimpi yang menjadi kenyataan. Kepercayaan dalam hati yang tersalur dari seorang anak benarbenar di dengar oleh Alam Raya.

Sudah pernah nonton film atau baca buku yang SANGAT LAKU KERAS dengan judul THE SECRET? Film ini benarbenar menerapkan filosofi tersebut. Karena apa yang diinginkan benarbenar tercapai, dengan amat luarbiasa!

Seorang anak yang terlahir dari pasangan musisi yang tidak sengaja bertemu di satu malam, dan harus di masukan ke panti asuhan hingga hampir 12 tahun. Tapi, karena dia memiliki bakat dalam musik yang begitu luarbiasa, maka dia diberikan jalan yang benarbenar tidak dapat dia sangka sama sekali.

Dengan referensi seorang pendeta, bisa masuk ke sekolah terkenal di Julliard, New York. Terus, juga bisa membuat rhapsody dan akan diadakan konser tunggal pertama kali buat anak 11 tahun. Luar biasa yah?!

Mungkin, menurut sebagian hal seperti ini hanya terjadi dalam film belaka, tapi kebetulankebetulan itu benarbenar dapat terjadi dalam kehidupan nyata loh!

Hanya, percayakah kau? :)

Josh Groban disalah satu lagunya pernah bilang gini, You have everything you need, if you just believe. Itu lagu soundtrack dari film animasi yang diisi suara oleh Tom Hanks, THE POLAR EXPRESS.

Semoga musik dan lagu yang ada didalamnya, juga kisah cinta yang luarbiasa indah bisa membuat hati Anda dan handai taulan kembali begitu penuh cinta luarbiasa yang bisa disalurkan bagi mereka orangorang tersayang.

Saya rekomendasikan buat yang ingin menontonnya.
Saya belajar untuk mengucap syukur setiap hari untuk apapun yang saya alami, dan mohon ampunan untuk segala hal yang terabaikan. Terutama bagi temanteman dan handai taulan yang saya kenal dan sayangi.

Apapun yang mereka alami dan bagikan sudah menjadi bagian dari hidup saya. Hingga saat ini saya tidak pernah menyetujui hal yang bernama aborsi. Bagi saya calon manusia itu tidak salah dan berdosa. Mengapa harus dihakimi untuk tidak hidup dan melihat dunia?

Jika memang kedua orang atau orang ketiga yang memutuskan untuk tidak membiarkannya hidup, mengapa kalian ciptakan dia? Hanya bermodalkan nafsu yang menggebu, dan tidak menggunakan pelindung yang sudah diciptakan dengan berbagai macam warna dan rasa untuk memuaskan hubungan cinta yang seharusnya dinikmati penuh dengan cinta yang bergelora, bukan dengan nafsu semata.

Saya sedih. Tidak tau lagi harus berkata apa.

Dalam keluarga keponakan yang lucu dan pintar adalah bukti bahwa saya bisa menyelamatkan dia dari tindakan bodoh kedua orangtuanya. Dalam lingkaran pertemanan kemarin pun, saya mendapatkan bukti indah. Celoteh lucu dari mulut seorang anak berumur 3 tahun bulan April nanti. Ia berhasil melihat dunia yang memang diciptakan untuk terlihat indah dan menarik bagi hidupnya. Pasangan itu dengan gigih berjuang membesarkan si jabang bayi dan tadi malam mereka dengan penuh kasih tulus, bersedia membantu saya untuk bertemu dengan teman saya yang sedang berada dalam persimpangan yang sudah pernah mereka lewati bertahun lalu.

Saya bangga dengan mereka yang memutuskan untuk menghidupkan calon bayi mereka, hingga saat ini. Celoteh mesra dari mulut kecil itu benarbenar menghibur saya…

“Halo, Tante”

“Aku jago bahasa Inggris loh!”

“Oh yah? Mana coba?”

Terdengar suara sang Ibu membimbing pertanyaan untuknya.

“Coba, kalau Matahari apa?”

“Sun”

“Eyes”

“Kiss”

“Red, Blue, Yellow”

Dan beberapa kalimat pertanyaan yang membuat saya terkagum.

“Nanti kita jalanjalan yah, Tante”

“Boleh!”

“Mau jalan kemana?”

“Beli BreadTalk”

“Memang kamu mau roti yang mana?”

“Yang ada matanya!”

"Ya udah nanti kita beli rotinya yah?!"

"Iyaa, daagghh Tante. Muaahh!"

Hahah…lucu sekali mendengarkannya bisa berkomunikasi. Terakhir kali saya bertemu dengannya adalah pada saat dia masih harus minum ASI. Badannya yang gemuk dan gempal membuat kewalahan Ibunya yang baru belajar menjadi Ibu muda, pada umur 19 tahun.

Selesai bercengkrama dengan Diego, pikiran saya kembali pada teman saya yang sedang dilema.

Kembali teringat pembicaraan tadi malam...

“Halo Mei…”

Terdengar begitu lemas

“Dimana kamu?”

“Udah selesai, Mei…”

“Apanya dah selesai?”

“Udah dari dokter, baru ajah keluar. Gak lama koq. Cuma 15 menit”

Saat itu saya hanya mampu memejamkan mata dan tidak mampu berkata apapun.

“Kamu sama sapa? Ya sudah kalo memang itu sudah menjadi keputusan kalian…
Jangan lupa untuk banyak berdoa dan memberikan nama unisex padanya”

Hanya itu yang mampu saya ucapkan.

Saya hanya berharap mereka tidak akan pernah menyesali keputusan yang sudah mereka ambil, dan si perempuan tidak akan menjadi gila karena merasa ‘dihantui’ oleh keputusannya sendiri. Temanteman yang membaca ini semoga bisa bantu mendoakan mereka dan si calon anak. Siapapun mereka, semoga tidak adalagi orang terdekat dari kita yang melakukan hal ini.
Semoga temanteman bisa lebih bersyukur atas hidup yang dijalani dan bertanggungjawab atas segala perbuatan yang terjadi.

Please, Safe sex! Wear your condom, guys! Even when your girls don’t want you to.
Drink and take your pills, girls. If you don’t want your guys wearing the condom.
Hope there’s no killing for the innocent in the future. :)


= I’m sorry, please forgive me, thank you, I love you =
Mungkin saya adalah termasuk salah satu orang yang terkadang cuek dengan lingkungan, tapi kadang juga lebih peduli dengan lingkungan, saya juga tidak tau.

Tapi kalau suruh memilih saya lebih cenderung memilih yang cuek. Kenapa? Karena rasa tidak terlalu peduli sama lingkungan sekitar jadinya juga tidak terlalu peduli dengan gunjingan yang terdengar.


Beberapa waktu yang lalu, salah satu sahabat perempuan saya, AKHIRNYA menikah. Dari kami berempat, satu dekade lalu juga pernah terlontar bahwa memang pada akhirnya dia duluan yang akan menikah. Entah kenapa. Itu sudah menjadi ramalan kami yang akhirnya terbukti pada hari ini.

Kami memanggilnya si bontot, karena kemanjaan luarbiasa serta ‘keliaran’ yang juga luarbiasa. Terkadang saya iri melihat kebebasan yang dimilikinya. Bisa dibilang setelah dia memutuskan untuk menikah, tidak ada penyesalan dalam hidup sebelum memasuki dunia barunya. Mulai dari pekerjaan hingga semua hal yang patut di coba dalam hidup sebagian yang dia inginkan, mungkin sudah dia jalani. Termasuk keputusan untuk menikah dalam waktu 4 bulan sejak memutuskan lelaki yang tinggal bersamanya selama hampir 2 tahun pun, seperti kejadian biasa saja baginya.

Terus terang keputusan itu pun tidak ada diantara kami berdua – saya dan Suci – yang diberitahu olehnya. Hanya mendengar cerita langsung dari si mantan yang ditinggalkan itu. Saya kembali berpikir, jika itu terjadi pada hidup saya, bisakah saya melakukannya?

Mungkin pada titik itu, rasa cuek itu harus benarbenar tebal seperti kulit buaya disekujur tubuh. Gonjang ganjing dunia persabahatan itu benarbenar luarbiasa soalnya, mulai dari yang tidak suka dengan sikapnya memutuskan si mantan yang tadinya akan dinikahi, ternyata malah jadi sama orang lain. Saya saat itu hanya bisa bilang itu keputusan yang dia ambil, jadi apapun itu adalah pilihannya.

Masih teringat pada hari itu, undangan untuk upacara siraman masuk lewat pesan pendek di telpon genggam. Saya hanya mampu menarik napas, dan berjanji akan datang melihatnya. Walaupun karena hujan saya tidak melihat upacara siraman, tapi melihat upacara suapan dari orang tua juga kakakkakaknya.

‘Akhirnya gue nikah, mau punya suami loh!’

Saya berdua Beb, melihatnya dengan tampang geli. Karena suara dan tawa yang dilontarkan olehnya setelah mengucapkan kalimat itu.

‘Iya deh! Selamet yeeee...akhirnya...!’

“Tinggal giliran kalian neh!’

Kami berdua saling berpandangan dan tertawa. Lalu mulai mencelanya dengan segala banyolan konyol.

‘ihhh...koq kalian jahat banged deh!’

‘Eh klo mau jahat juga loe! Yang ada loe tuh sekarang ninggalin kita di medan peperangan. Ibarat orang lagi perang, tapi loe tibatiba mundur sendiri, membiarkan kami yang maju terus.’ Ujar Beb dengan uraturat yang keluar dari lehernya.

Kami tertawa lagi.

Hari itu di kamar atas sebuah loteng dibilangan Tebet, pembicaraan tentang lelaki, hidup hingga perjodohan pun terjadi.

Ditengah kepulan asap rokok putih mentol dan mild, kami bercengkrama kembali setelah beberapa lamanya kami tidak berkumpul.

Tahun lalu kami berkumpul karena peristiwa sedih, karena Beb dan si bontot kehilangan Ibunda tercinta, kali ini kami berkumpul karena peristiwa bahagia atas hidup baru si bontot.

Pernikahan yang seru, karena hanya di hadiri oleh temanteman baik dan para anggota keluarga. Tentu saja si mantan pacar yang datang membaca pacar barunya pun ikut terkena imbas ledekan kami para sahabat. Melihatnya di rias dan tampil cantik dipelaminan membuat saya ikut tersenyum dalam hati dan mendoakan kebahagiaan mereka.

‘Hei, lelaki itu mungkin tua. Tapi selama dia bisa menyelami sikapmu yang manja dan kadang cukup ajaib, dan bisa menerima kami sebagai sahabatmu, sepertinya dia sudah melewati tahap uji coba dari kami. Hehhehehe...hope you’re have a wonderful life! Be a good mother and show your kids the compromising world! Have a new journey and have fun with it!’

One down, three more to go then! :D



AKHIRNYA! Bisa juga menonton film-nya. Setelah berusaha membeli dan membaca bukunya. Namanya juga film adaptasi dari buku, maka kalau orangorang yang nonton berharap akan MIRIP dengan bukunya bab per bab, rasanya tidak mungkin. Kecuali memang Anda mau menjadi produser dari sebuah film yang diadaptasi langsung dari novel dan bisa memberikan detil yang cukup untuk dimasukan ke dalam sebuah film.

Yang jelas saya cukup puas bisa menonton film ini.

Walau bagi mereka yang membaca bukunya merasa masih banyak yang kurang, tapi buat saya film ini cukup memberikan intisari dari bukunya. Karena jika dibuku memang terlalu banyak bahasa kiasan yang mendayudayu, sehingga membuat saya kadang harus melewatkan beberapa lembar agar tidak terlalu bosan membaca kisahnya.

Jadi intinya ini boleh dijadikan salah satu referensi tontonan yang lumayan Islami tapi banyak juga petuah didalamnya. Baru kali ini saya menonton di bioskop, film Indonesia pula, dan duduk dikursi ke empat dari layar depan. Kemajuan buat saya...

Selamat menonton dan mari bercerita kalau sudah menonton yah! ;)

'Baru kali ini aku tau bahwa mencintai dan keinginan untuk memiliki itu tidak sama, sama sekali!'
[Maria - Ayat-Ayat Cinta]
Cinta itu…
tidak hanya mendengarkan, namun akan senantiasa bergetar,
tidak juga buta, karena senantiasa melihat dan merasa,
tidak akan menyiksa, tapi senantiasa menguji,
juga tidak memaksa, tapi senantiasa berusaha,
tidak hanya cantik, namun senantiasa menarik,
tidak datang dengan katakata, tapi senantiasa menghampiri dengan hati,
tak terucap dengan kata, namun senantiasa hadir dengan sinar mata,
tidak hanya berjanji, namun senantiasa mencoba memenangi,
mungkin tidak lagi suci, namun senantiasa tulus,
tidak hadir hanya karena permintaan, namun hadir karena ketentuan ,
tidak hadir dengan kekayaan dan kebendaan, namun hadir karena pengorbanan dan kesetiaan
.


[Disadur dari sebuah tulisan di email]

Semakin sering membaca email yang penuh dengan semangat dan cinta kasih tulus yang dituliskan penulis. Setiap hari semakin terasa penuh dengan cinta dan semangat. Perubahan yang memang seharusnya dimulai dari diri sendiri juga semakin terasa di beri hembusan semangat hingga merasuk dalam hati.

Menjadikan harihari saya terasa seperti melayang di udara.

Berusaha untuk menyadari kesalahan masa lalu dan memaafkan diri sendiri atas kesalahan tersebut merupakan salah satu dari perubahan yang mampu membahagiakan diri sendiri, karena dengan membahagiakan diri SEMUA aspek dalam kehidupan akan BERUBAH TOTAL.

Saya sering kali menulis tentang hal ini, semua dimulai dari diri sendiri dan sekitar akan mengikuti perubahan kita. Semoga saya tidak akan pernah lupa disetiap menuliskan hal ini, karena saya sendiri juga sedang dalam proses menuju perubahan yang sangat saya inginkan.

Membahagiakan diri dan juga orang lain dengan tulus tanpa gerutu dan cemberut, tapi penuh dengan sukacita dan cinta, juga senyum tulus terkembang...

Seiring dengan saya menuliskan ini, perasaan membuncah dari dalam hati dan senyum pun merekah! Rasanya begitu menyenangkan!

Hujan yang semakin besar juga membuat senyum dibibir, karena saya bergembira mendengar suara hujan turun yang semakin besar, saya bersyukur karena limpahan air dari langit. Saya percaya bahwa tidak akan telat sampai kantor hanya karena hujan yang menemani sepanjang jalan. :)

Mulailah harimu dengan penuh syukur dan terimakasih, demikian juga tutup harimu dengan ucapan syukur dan terimakasih, maka akan semakin penuh kelimpahan hidupmu!

PERCAYA DEH!

Karena saya sudah membuktikannya! ;)
Terimakasih sudah membaca dan mengucap syukur, terlebih lagi karena sudah menjadi bagian dari harihari saya!

YEAH!

Love you, ALL!
Benar sekali, beberapa waktu belakangan ini saya merasa tidak lagi terlalu produktif menulis. Semua karena awal tahun yang cukup ramai dengan pekerjaan yang menyita waktu saya untuk selalu keluar kantor di saat ‘mojo’ untuk menulis datang sore hari menjelang pulang kantor atau malah sesudah kantor sepi.

Merindukan bisa menulis aktif lagi. Hiks.

Mungkin sekarang saatnya untuk ‘meminta’ pada ‘kekuatan alam pikiran’ untuk ‘menarik’ apa yang namanya notebook atau laptop. Sehingga jika ‘mojo’ tersebut datang tak terduga bisa langsung disalurkan dengan baik.

Banyak hal yang bisa diceritakan, tapi biasanya kalau sudah lewat waktunya. Saya sudah malas lagi untuk menceritakan kejadian seru yang dialami, kecuali memang ada waktu yang pas untuk menceritakan kembali.

Salah satunya cerita soal film yang ini! Hehehe…



Film JUMPER salah satu dari film yang patut ditonton. Agar kita bisa bermimpi dan kembali berharap bisa melakukan hal yang dilakukan oleh si ganteng Hayden itu. Dalam waktu sehari bisa keliling dunia berkalikali sesukanya. Bisa makan siang di Italy, trus sarapan di Mesir dan tidur di London. Pokoknya bikin ngiri deh! Karena sutradara yang bikin ini sama dengan yang buat Bourne, pastinya dari segi action itu keren! Tapi kalau dari segi cerita biasa ajah, namun film ini benarbenar cukup menghibur banged!

Kalau ada yang blum nonton, selamat mengantri. Disarankan untuk tidak nonton di akhir minggu, karena luar biasa ngantri deh!

Trus ada lagi satu film yang recommended. CJ7. Film si konyol Stephen Chow, tapi benarbenar luarbiasa mengocok perut. Kalau memang lagi tidak mood melakukan aktifitas apapun, tontonlah film ini, karena bisa mengubah mood jelek jadi bagus kembali!

Terlebih lagi dengan adanya si Ibu Guru yang cantik, bikin lelaki satu bioskop menahan napas setiap kali perempuan ini nongol di layar besar. Benar-benar cantik! :D

Jadi semoga minggu ini sudah bisa menentukan ingin menonton film apa, karena hari ini sepertinya adalah awal dari minggu yang luarbiasa!


Thanks for always being around, guys! :)
My life is PERFECT, because I have YOU!
= Ten2Five =

Pernahkah kamu merasakan euphoria karena harapanmu terwujud?

Saya sedang merasakannya, sebuah ‘hadiah’ akhir dan awal tahun yang tak pernah diduga. Mungkin ini yang dibilang sama orangorang pada saat saya bertanya pada mereka bagaimana tau rasanya jatuh cinta sama soulmate masingmasing, dan jawaban yang saya dapatkan ‘it just happens, Mei. You’ll never know when and how’

Tulisan ini mengawali awal tahun yang akan menjadi luarbiasa, dan semoga akan senantiasa seperti ini.

Saya selalu mengalami yang namanya sakit hati karena cinta, tapi merasakan bahagia hingga merasakan sakit cinta, baru kali ini. :D

Sosok sederhana yang sebenarnya selalu menjadi figuran dalam kehidupan saya, jika dalam adegan film sosok figuran masuk dalam kategori penting dan tidak penting, sampai akhirnya menjadi peran penting, merupakan sebuah karir yang cukup bagus.

Tapi figuran yang menjadi pemeran utama dalam hidup saya kali ini, beda rasanya. Dia tidak ngotot dalam memerankan perannya memasuki hati dan hidup saya. Dia begitu santai, tapi diamdiam sudah membius saya dengan segala hal yang JUSTRU tidak dia lakukan. Dia hanya mengikuti arus angin dan air yang membawanya dengan santai kepada saya. Tindakan santainya menghadapi segala riuh rendah dan cerewetnya saya, meluluhkan.

Hingga saya terpaksa mengakui, bahwa saya luluh dengan segala kebaikannya, menghadapi saya. Si BaikHati, begitu saya menamainya. *Hey, Lov!*

Bersama dengannya memang berbeda. Entah kenapa, susah diceritakan dengan kata. Yang jelas semuanya terasa dalam hati yang berdesir dan bergaung memantul dengan rasa yang sama. Seirama dengan nyanyian hati yang begitu indah terdengar oleh mereka yang melihat kali ini.

Terimakasih buat temanteman yang ikut berbahagia bersama dengan kami! Semoga suatu saat kalian yang sedang mencari rasa ini, dapat juga merasakannya. Seperti saya yang tidak pernah menyangka akan ada saatnya dalam satu tarikan napas di kehidupan ini dapat juga menghirup rasa yang luarbiasa tak terkatakan dan juga tertuliskan. Kata' sayang 'yang terucap rasanya masih kurang banyak dan juga tidak ada lagi padanan kata yang bisa menyamai rasa yang terasa.

Gombal yah? :D 

Tapi, seperti yang pernah terbaca, kalimat yang satu ini mungkin lebih  cocok untuk menggambarkan apa yang saya rasakan, saat ini

...I love you more than love...
Thanks for choosing me from all the rest
Postingan Lama Beranda

Search this blog

ABOUT AUTHOR

This is Meita’s website and you are in a right place to get to know a little bit more about her. She is a dreamer who likes doing digital marketing and been blogging since 2003. She also loves watching TV shows, and movies. Also, passionate about the world. Graduated from the University of Indonesia majoring in Cultural Tourism, taught her a lot about how great Indonesia – country where she is from – in cultural level. Still curious about her? Find out more here ;)

come find me

Visitors

FEATURED POST

THE WORLD NOWADAYS

Nowadays, we do live in the world where sincere thank yous are rare. Where sorries and apologies are extinct. Let alone, caring for the sa...

THE MOMENTS

  • ▼  2018 (11)
    • ▼  September (1)
      • THE WORLD NOWADAYS
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (2)
  • ►  2017 (13)
    • ►  November (1)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2016 (8)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Mei (1)
  • ►  2015 (5)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2014 (10)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2013 (8)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2012 (11)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (5)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2011 (10)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2010 (16)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (5)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2009 (12)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2008 (70)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (6)
    • ►  Juni (9)
    • ►  Mei (14)
    • ►  April (9)
    • ►  Maret (6)
    • ►  Februari (7)
    • ►  Januari (5)
  • ►  2007 (108)
    • ►  Desember (11)
    • ►  November (22)
    • ►  Oktober (12)
    • ►  September (11)
    • ►  Agustus (5)
    • ►  Juli (5)
    • ►  Juni (9)
    • ►  Mei (7)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (8)
    • ►  Februari (5)
    • ►  Januari (9)
  • ►  2006 (130)
    • ►  Desember (11)
    • ►  November (14)
    • ►  Oktober (14)
    • ►  September (12)
    • ►  Agustus (12)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (12)
    • ►  Mei (21)
    • ►  April (14)
    • ►  Maret (7)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2005 (102)
    • ►  Desember (6)
    • ►  November (8)
    • ►  Oktober (9)
    • ►  September (8)
    • ►  Agustus (12)
    • ►  Juli (10)
    • ►  Juni (12)
    • ►  Mei (20)
    • ►  April (16)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2004 (82)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (7)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (7)
    • ►  April (15)
    • ►  Maret (18)
    • ►  Februari (16)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2003 (22)
    • ►  Desember (14)
    • ►  November (7)
    • ►  Agustus (1)

FOLLOW ME @ MEITAWIN

ABOUT ME

Hanya seorang perempuan mungil yang masih terus berusaha meraih mimpi terbaik yang ditawarkan dunia. Lalu, berusaha juga untuk membangun dunia yang lebih baik dari sekarang. Entah bagaimana caranya, tetapi harus mulai dari memperbaiki diri sendiri. Menjadi manusia yang LEBIH baik hingga mempunyai rasa BANGGA terhadap diri sendiri, hingga perasaan tersebut lebur dan akan tetap tinggal tak lekang oleh waktu. Semoga [JEJAKKAKIKU] akan menjadi bagian terindah dalam kehidupan ini. Karena yang tertinggal hanya akan menghilang suatu saat nanti, namun jejak-jejak itu akan tetap membekas dibeberapa tempat yang pernah disinggahi. Meski tak terlihat dengan kasat mata.

POPULAR POSTS

  • LAMUNAN SENJA
    Sudah lama aku termenung di sisi jalan. Di kejauhan terdengar suara terompet kapal di pelabuhan dan decit burung-burung manyar. Kembali...
  • BOOK REVIEW
    Masih ada 2 buku yang tertunda, untuk dibaca. Saat ini saya masih belum mendapatkan versi buku aslinya. Hanya bisa mendapatkan dari buku ele...
  • THE KARTINI DAY
    BUNGA Aku mendapat bunga hari ini meski hari ini bukan hari istimewa dan bukan hari ulangtahunku. Semalam untuk pertama kalinya kami b...

Copyright © 2016 [JejakkakiKu]. Created by Meita Winarto